Selasa, 27 Juli 2010

IPS Kelas IX

Daftar Isi
Bab 1 PETA POLA DAN BENTUK-BENTUK MUKA BUMI
A. Bentuk-bentuk Muka Bumi pada Peta ………………………………………………………………
B. Membedakan Berbagai Jenis Bentang Alam ………………………..................................................
C. Diagram Bentuk Muka Bumi ………………………………………...................................................
D. Pola dan Bentuk Objek Geografi Menurut Bentang Alamnya …………………………………….
Bab 2 UNSUR-UNSUR FISIK DAN SOSIAL KAWASAN ASIA TENGGARA
• Kawasan Asia Tenggara
Bab 3 NEGARA-NEGARA ASIA TENGGARA (MALAYSIA, SINGAPURA, THAILAND DAN FILIPHINA)
A. Malaysia …………………………………………………………………………………………………………...
B. Singapura ………………………………………………………………………………………………………….
C. Thailand ………………………………………………………………...................................................................
D. Filiphina ………………………………………………………………...................................................................
Bab 4 NEGARA-NEGARA ASIA TENGGARA (MYANMAR, LAOS, VIETNAM, KAMBOJA, DAN BRUNAI DARUSSALAM)
A. Myanmar ……………………………………………………………….....................................................
B. Laos ………………………………………………..………………………………………………….…..
C. Vietnam ………………………………………………………………………………………………..….
D. Kamboja……..……………….……………………………………………………………………………
E. Brunai Darussalam ………..……………………………………………………………………………...
Bab 5 PEMBAGIAN PERMUKAAN BUMI ATAS BENUA DAN SAMUDERA
A. Proses-proses Pembentukan Benua-benua ……………………….…………………………...
B. Posisi Benua-Benua ……………………………………………………………….…………….
C. Karakteristik Bentang Alam dan Penduduk di Benua-Benua …..………………………….
D. Negara di Masing-masing Kawasan Benua …………………………………………………..
E. Karakteristik Masing-masing Samudra ………………………………………………………
Bab 6 PERISTIWA-PERISTIEA POLITIK DAN EKONOMI PASCA PENGAKUAN KEDAULATAN
A. Perjuangan Mengembalikan Irian Barat …………………………………………………….
Bab 7 BERBAGAI PEMBERONTAKAN DIINDONESIA SETELAH PENGAKUAN KEDAULATAN
OLEH BELANDA HINGGA AWAL TAHUN 60 – AN
A. Pemberontakan PKI Madiun (18 September 1948) ……………………………………………
B. Pemberontakan DI / TII …………………………………………………………………………
C. Konflik-konflik Internal …………………………………………………………………………
Bab 8 RUNTUHNYA ORDE BARU DAN MUNCULNYA ORDE REFORMASI
A. Beberapa Hal yang positif dari Orde Baru ……………………………………………………..
B. Beberapa Hal yang Negatif pada masa Orde Baru …………………………………………….
C. Tumbangnya Orde Baru ………………………………………………………………………….
Bab 9 PERKEMBANGAN LEMBAGA-LEMBAGA INTERNASIONAL DAN PERAN INDONESIA DALAM KERJASAMA INTERNASIONAL]
a) Konferensi Asia – Afrika di Bandung ………………………………………………………
b) Gerakan Non Blok ……………………………………………………………………………
c) Perserikatan Bangsa-Bangsa …………………………………………………………………
d) Pembentukan Organisasi Asean ..……………………………………………………………
e) OPEC …………………………………………………………………………………………..
f) APEC …………………………………………………………………………………………..
g) OKI ……………………………………………………………………………………………..
Bab 10 PELAKU MASYARAKAT DALAM PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DI ERA GLOBALISASI
A. Perubahan Sosial Budaya Di Era Globalisasi …………………………………………………..
B. Ciri-ciri Globalisasi ……………………………………………………………………………….
C. Dampak Globalisasi Terhadap Masyarakat …………………………………………………….
Bab 11 KERJASAMA EKONOMI ANTAR BANGSA
I. Pengertian Kerjasama Ekonomi Antarnegara …………………………………………………
II. Faktor-faktor penyebab Terjadinya Kerjasama Ekonomi Antarnegara …………………….
III. Tujuan Kerjasama Ekonomi Antarnegara ……………………………………………………..
IV. Hambatan-hambatan Kerjasama Ekonomi Antarnegara ……………………………………..
V. Badan-badan Kerjasama Ekonomi yang Bersifat Regional Maupun Multilateral yang Penting Bagi Indonesia …………………………………………………………………………..
Bab 12 KERJASAMA EKONOMI INTRNASIONAL
A. Badan-badan Kejasama Ekonomi Regional dan Multilateral …………………………………







Bab 1PETA POLA DAN BENTUK- BENTUK MUKA BUMI
A. BENTUK-BENTUK MUKA BUMI PADA PETA
Kenampakan yang ditampilkan pada peta berupa kenampakan alamiah (laut, gunung, pegunungan, danau, dan lain-lain) dan kenampakan buatan / budaya (pemukiman, jalan raya, jalan kereta api, perkebunan, pertanian, bandar udara, dan lain-lain).
1. Bentuk-Bentuk Alamiah Muka Bumi, terdiri dari:
a. Sungai
Kenampakan muka bumi alamiah yang berupa sungai pada peta relatif lebih mudah diinterpretasikan karena bentuk sungai mempunyai karakteristik yang khas memanjang, berliku-liku bertemu dengan garis pantai dan membentuk muara, dan daratan yang berbentuk dinamakan delta. Simbol yang digunakan untuk kenampakan sungai adalah simbol garis yang berwarna hijau.
b. Laut dan Lautan atau Samudera
Kenampakan laut dan lautan atau samudera pada peta disimbulkan dengan simbol secara bertingkat dari warna biru muda sampai biru tua. Semakin biru artinya laut semakin dalam.
c. Danau
Danau alam maupun danau buatan/waduk pada peta ditampilkan dengan menggunakan simbol warna biru muda.
d. Rawa
Simbol yang digunakan adalah warna biru muda dengan garis pantai sejajar berwarna hitam. Jika rawa ditumbuhi hutan bakau garis-garis pantai ditambah tiga garis miring berdiri.
e. Gunung
Gunung disimbolkan dengan segitiga samakaki warna hitam ( ) untuk gunung tidak berapi. Sedangkan segitiga samakaki merah ( )untuk gunung api.
f. Pegunungan, Perbukitan, dan Dataran Rendah
Simbol warna yang digunakan adalah mulai dari warna hijau muda sampai hijau tua, kuning coklat muda hingga coklat tua berbentuk hitam untuk yang lebih tinggi. Cara lain dengan menggunakan garis contour / garis ketinggian yang biasa dipakai pada peta topografi.
g. Hutan
Kenampakan hutan dapat diinterpretasi melalui simbol titik-titik. Bila titiknya makin padat berarti hutannya lebat.
2. Bentuk-bentuk Buatan / Budaya Muka Bumi
Bentuk-bentuk buatan sering diusebut dengan bentang budaya ( cultural landscape ) yaitu kenampakan muka bumi yang merupakan karya manusia dalam usahanya meningkatkan sarana penunjang hidupnya.
Bentang budaya meliputi :
a. Rel Kereta Api
Simbol yang digunakan garis warna hitam beruas-ruas yang sama.
b. Jalan
Pada peta, jalan raya dengan simbol garis warna merah, sedangkan jalan setapak dengan simbol garis warna hitam terputus-putus.
c. Perkebunan
Perkebunan jenisnya cukup banyak misalnya kelapa sawit, karet, kopi, the, cengkeh, coklat, tebu, dan lain-lain, sehingga simbolnya juga bermacam-macam.
d. Kota
Ibu kota disimbolkan kotak bujur sangkar warna merah ( )sedang ibu kota profinsin dengan bujur sangkar dengan lingkaran hitam di dalamnya.
e. Pelabuhan
Jangkar untuk pelabuha laut, sedang untuk pelabuhan udara dengan simbol bentuk dasar pesawat terbang.
f. Tempat Ibadah
Tempat ibadah seperti Masjid dengan Kubah, Gereja dengan tanda Salib, dan lain-lain.
B. MEMBEDAKAN BERBAGAI JENIS BENTANG ALAM
Cara membedakan pada peta dapat digunakan :
1. Menggunakan simbol warna
a. Dataran
Dataran adalah bagian permukaan bumi yang sangat landai dan hanya beberapa bagian yang bergelombang. Dataran rendah menggunakan simbol warna hijau muda.
b. Perbukitan
Perbukitan adalah rangkaian bukit yaitu daratan dipermukaan bumi yang puncaknya relatif rendah dan lerengnya lebih pendek dan lebih landai dari pada pegunungan. Pada peta perbukitan dengan simbol warna kuning.
c. Pegunungan
Pegunungan adalah bagian daratan yang lebih tinggi di permukaan bumi. Pada peta pegunungan di gambarkan dengan simbol warna coklat tua sampai coklat berbintik.
d. Dataran Tinggi / Plateau (baca plato)
Dataran tinggi adalah bentang alam yang rata tetapi terletak pada ketinggian tertentu dan di potong-potong oleh lembah. Dataran tinggi dengan simbol warna kuning kecoklatan.
2. Menggunakan garis ketinggian / countour
Peta yang menggunakan garis countour adalah peta topografi (Peta Rupa Bumi). Garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang sama tingginya disebut Isohypse. Garis countour adalah garis-garis dengan interval tertentu menghubungkan titik / tempat yang sama tingginya. Jarak antara garis countour disebut dengan countour interval. Countour interval dipengaruhi oleh :
a. Skala peta : makin besar skala, makin kecil countour intervalnya.
b. Relief : makin besar relief, maka makin besar countour intervalnya.
c. Detil bentang alam : makin detil bentang alam, countour intervalnya makin kecil.
Indonesia menggunakan countour interval x penyebut skala dalam meter.
Contoh : peta topografi dengan skala 1 : 100.000, maka countour intervalnya adalah : x 100.000 m = 50 m.
C. DIAGRAM BENTUK MUKA BUMI
1. Bentuk Muka Bumi Daratan
Daratan muka bumi tidak rata, ada yang berbentuk pegunungan, gunung, dataran rendah, dataran tinggi, lembah, perbukitan, tanah depresi dan lain sebagainya. Perbedaan raut muka bumi disebabkan karena bekerjanya tenaga endogen dan tenaga eksogen. Raut muka bumi daratan jika dibuat penampanh melintangnya adalahg sebagai berikut :

Laut Dt. Rendah Dt. Tinggi Perbukitan Pegunungan



. . . . . . . .

2. Relief Dasar Laut
Seperti halnya relief daratan, maka dasar laut juga terdiri dari relief. Relir dasar laut terdiri dari :
a. Dangkalan :
Dangkalan merupakan baqgian dari dasar laut yang dangkal yang kedalamannya 0 – 200 m. Laut dangkal yang merupakan kelanjutan dari benua yang melandai dibawah air laut dinamakan Landas Benua / Continental Shelf. Lereng lautan adalah daerah yang berangsur-angsur terjal darai landas benua kearah laut sampai wilayah yang berangsur-angsur landai kembali yang dinamakan dengan continental slope.
b. Dataran Abyssal (Basin Floor)
Antara lereng benua ke arah laut sampai dengan mid oceanic ridge.
c. Lembah Lautan : dasar laut yang menyerupai baskom dan relatif landai.
d. Lubuk Laut : dasar laut yang dalam dan permukaannya berbentuk lonjong.
e. Punggung Laut : dasar laut yang menyerupai pematang raksasa memanjang dan kanan kirinya berupa laut dalam.
f. Trench palung / trog : dasar laut yang memanjang berbentuk parit dan sangat dalam.
g. Ridge dan Rise
Ridge adalah bentykan menyerupai tanggul raksasa yang memanjang hingga ribuan kilometer.
Rise adalah ridge yang lerengnya relatif landai. Terjadinya pembekuan magma yang keluar di sepanjang tengah samudera.

Ridge dan Rise Basin/floor punggung Dataran Trench Continental Continental Daratan
Laut Abysal Slope Shelf
Permukaan Laut
Laut


Gbr. Irisan Melintang Muka Bumi di Lautan dan Bentukan-bentukannya
D. POLA DAN BENTUK OBYEK GEOGRAFI MENURUT BENTANG ALAMNYA
a. Pola Cuasa dan Iklim
Cuaca dan iklim sangat do pengaruhi oleh bentabng alamnya. Daerah pegunungan temperaturnnya rendah dan curah hujan tinggi. Hujan orografis banyak terjadi di pegunungan.
b. Tanah
Daerah dataran rendah akan terbentuk tanah alluvial yang berasal dari material hasil pelapukan dan pengikisan yang dihanyutkan oleh air sungai.
c. Bentuk Laut
Daerah landas benua akan terbentuk laut dangkal yang kaya akan ikan. Daerah kepulauan yang banyak selatnya dan berteluk yang memisahkan kepulauan juga banyak ikannya.
Bab 2 UNSUR-UNSUR FISIK DAN SOSIAL KAWASAN ASIA TENGGARA
A. PETA ASIA TENGGARA
Kawasan asia tenggara adalah bagian dari Benua Asia yang membentang disebelah Selatan RRC dan sebelah timur India, yang terdiri dari 11 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Muangthai, Singapura, Philipina, Myanmar, Laos, Kamboja, Vietnam, Brunei Darussalam serta Timor Leste.Sebagai Negara yang saling ber-tetangga maka telah dibentuk organisasi yang dinamakan ASEAN, hanya Negara Timor Leste yang belum menjadi anggota.
B. KEADAAN ALAM KAWASAN ASIA TENGGARA
Bentang alam kawasan Asia Tenggara terdiri dari bentang perairan dan bentang daratan.
1. Bentang perairan, terdiri dari : Laut (selat, laut, samudra, teluk) : Sungai-sungai seperti sunai Kapuas, Sungai Barito di Indonesia, Sungai Mekong di Kamboja, Laos, dan Vietnam, Sungai Chao Phraya di Thailand, Sungai Irawadi, Sungai Salween di Myanmar.
2. Bentang Daratan terdiri dari :
a. Daratan yang menyatu dengan benua Asia terdiri dari Negara Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, dan Malaysia Barat (Semenanjung Malaka)
b. Daratan yang merupakan kepulauan, terdiri dari Negara Singapura, Malaysia Timur, Indonesia, Brunei Darussalam, Philipina dan Timor-timor / Timor Leste.
Kenampakan alamiah yang terdapat di daratan Asia Tenggara terdi dari jalur pegunungan Pasifik dan Mediterania, gunung, daratan tinggi dan dataran rendah.
C. SUMBER DAYA ALAM DI KAWASAN ASIA TENGGARA
Asia tenggara mempunyaoi sumber daya alam yang berupa :
1. Letak
a. Letak astronomi antara 21° LU - 11° LS dan 95° BT - 141° BT menyebabkan Asia Tenggara mempunyai sumber daya iklim tropis.
b. Letak geografis Asia Tenggara terletak antara dua samudera dan dua Benua yaitu samudera Pasifik dengan samudera Hindia dan antara benua Asia dengan benua Australia.
2. Sumber Daya Alam Laut
Laut yang terdapat di Asia Tenggara seperti Laut Jawa, Laut Timor, Laut Ararafuru, Laut Sulawesi, Laut Cina Selatan, Laut Andaman, Laut Natuna, Samudera Fasifik dan Hindia mempunyai potensi sumber daya sebagai berikut : Sumber air hujan, Sumber bahan tambang, Bahan baku pembuatan garam, Sarana transportasi, Penghasilan ikan.
3. Sumber Daya Alam Hutan
Akibat dari iklim tropis yang banyak membawa hujan maka :
a. Persebaran hutan hamper mencakup seluruh Negara di Asia Tenggara kecuali
Negara Singapura.
b. Kuantitasnya : luas mencapai ratusan juta hektar.
c. Kualitasnya beraneka ragam baik yang berupa kayu, rotan, getah, bamboo, dan aneka fauna.
d. Potensi ekonomi : hasil hutan dapat langsung di jual atau berupa hasil olahan.
4. Sumber Daya Tanah
Pada umumnya tanah di Asia Tenggara subur karena adanya jalur pegunungan api,
kecuali di beberapa tempat yang tidak subur karena berbahan kapur dan tanah gambut.
5. Sumber Daya Tambang
Potensi sumber daya tambang sangat besar, misalnya tambang bouksit dan timah di Indonesia dan Malaysia, tambang minyak bumi di Indonesia dan Brunei Darussalam.
D. IKLIM DI ASIA TENGGARA
1. Secara astronomis Asia Tenggara beriklim tropis yaitu terletak antara garis balik utara (23,5ْ LS).
2. Sebagai akibat dari letak geografisAsia Tenggara beriklim musim, yang di pengaruhi oleh angin muson sehingga mengalami musim penghujan dan kemarau.
E. BENTANG BUDAYA ASIA TENGGARA
Bentang budaya yaitu hasil campur tangan manusia terhadap bentang alam sehingga menampilkan fenomena baru. Misalnya persawahan, perkebunan, saluran irigasi, jalan raya, pemukiman, adalah hasil kerja manusia. Kecuali Negara Singapura, Negara-negar di Asia Tenggara bentang budayanya di dominasi oleh pengolahan tanah berupa ladang, persawahan, pekebunan, tambak, dll.
F. KEPENDUDUKAN ASIA TENGGARA
1. Persebaran penduduk 63% tinggal di pedesaan, kecuali Negara Brunei Darussalam yaitu 67% penduduk tinggal di perkotaan. Malaysia 57%; sedang Singapura 100% tinggal di kota.
2. Suku bangsa di Asia Tenggara sangat banyak, namun yang cukup besar suku Jawa, Batak, Sunda, Bugis, Dayak di Indonesia; Melayu(Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura); Siam (Thailand); Laos; Myanmar dan Karen di Myanmar; bangsa Minh di Vietnam; Khmer di Kamboja; Negrito di Philipina. Dan suku bangsa pendatang seperti Cina, India, dan Eropa.
3. Mata pencaharian penduduk Asia Tenggara umumnya di sector pertanian kecuali Negara Singpura yang penduduknya bekerja di sector perdagangan dan jasa serta industry.
G. KEADAAN EKONOMI NEGARA-NEGARA ASIA TENGGARA
1. Malaysia : Kegiatan ekonomi yang menonjol di Malaysia adalah :
a. Pertanian : hasil utamanya padi.
b. Perkebunan : menghasilkan karet (terbesar di dunia), kelapa sawit.
c. Pertambangan : tanbang timah putih (terbesar di dunia), minyak bumi di Miri Serawak.
2. Singapura : Kehiduoan ekonomi sangat mantap, dengan perkapita tertinggi di Asia
Tenggara yang didukung oleh :
a. Pertanian : meskipyun arealnya sempit tetapi banyak menghasilkan anggrek sebagai barang perdagangan.
b. Perindustrian : merupakan negara industri di Asia Tenggara, dengan pusat industri di Jorong yang menghasilkan besi baja, kapal, suku cadang pesawat, mesin diesel, semen, alat listrik, kimia, elektronik, pakaian jadi, makanan dalam kaleng, kayu lapis, percetakan, dan di pulau Bukum terdapat penyulingan minyak bumi.
c. Perdagangan : Singapura merupakan negara perdagangan yang paling ramai di Asia Tenggara, Singapura menjadi pelabuhan transito yaitu pelabuhan alih barang.
3. Thailand Kegiatan ekonomi yang utama :
a. Pertanian : banyak mmenghasilkan padi dan jagung. Untuk produksi padi Thailand sangat melimpah sehingga menjadi lumbung padfinya Asia Tenggara.
b. Perkebunan : karet ( nomor 3 di Dunia ); kapuk ( nomor 2 di Dunia ).
c. Pertambangan : timah putih ( no. 4 setelah Malaysia, Bolivia, dan Indonesia ).
4. Philiphina Kegiatan ekonomi yang utama adalah :
a) Pertanian : haqsil yang paling utama adalah padi. Di Los Banos dekat Manila terdapat pusat penelitian padi internasional (IRRI = Internasional Rice Risearch Institute ).
b) Perkebunan : tebu, kelapa, dan tembakau.
c) Pertambangan : bijih besi, croom, dan tembaga.
5. Brunei Darussalam Kegiatan ekonomi yang utama :
a) Perkebunan : karet, lada sebagai bahan ekspor.
b) Pertambangan : Minyak bumi di Seria yang merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.
6. Vietnam Kegiatan ekonomi yang utama adalah :
a) Pertanian : padi, kopi, kelapa, jagung, kapas, trebu,. Komoditas ekspor utamanya adalah karet.

b) Pertambangan : emas, bijih besi, dan timah.

7. Myanmar Kegiatan ekonomi utamanya :
a) Pertanian : Padi, kapas, tebu, tembakau.
b) Kehutanan : Kayu jati yang sangat terkenal di Dunia.
c) Perindustrian : semen, tekstil, pupuk dan lain-lain.
8. Laos Kegiatan ekonomi utamanya adalah :
a) Pertanian : padi, jagung, tembakau, kopi dan kapas.
b) Pertambangan : Komoditas ekspornya berupa timah dan garam batu.
9. Kamboja
Sebagian besar ( 75% ) penduduknya bekerja di sektor pertanian yang banyak menghasilkan padi, ubi-ubian, jagung, dan sayur-sayuran. Hasil industrinya berupa semen, pengolahan kayu, dan rokok.

H. KERJASAMA ANTARA INDONESIA DENGAN NEGARA-NEGARA ASEAN
Sebagian suatu negara yang terletak di satu kawasan, maka terjalin hubungan / kerjasama di berbagai bidang baik kerjasama bilkateral, multilateral, regional, maupun internasional. Kerjasama semakin erat setelah terbentuknya ASEAN pada tanggal 18 Agustus 1967 di Bangkok Thailand.




















BAB 3 NEGARA-NEGARA ASIA TENGGARA (MALAYSIA, SINGAPURA, THAILAND DAN FHILIPHINA )
A. MALAYSIA
1. Data Singkat
Ibu kota negara : Kuala Lumpur
Nama sebutan : Negara Jiran Malaysia
Bentuk Pemerintahan : Kerajaan Konstitusional
Kepala Negara : Yanag Dipertuan Agung Negara
Bentuk Negara : Federasi Malaysia yangterdiri dari Malaysia Barat dan
Malaysia Timur.
2. Letak, Luas, dan Batas
a) Letak astronomi antara 1˚ LU – 7.30˚ LU dan 99˚ BT - 119˚ BT.
b) Letak geografis : Malaysia barat terletak di Semenanjung Malaka dan Malaysia Timur terletak di Pulau Kalimantan.
c) Luas : lk 330.435 km².
3. Bentang Alam
a) Malaysia barat berupa Semenanjung Malaka membujur pegunungan dari barat ke timur, dengan puncak tertinggi gunung Tahan ( 2.190 m) yang terletak di perbatasan antara Negara bagian Pahang dan Kelantan.
b) Malaysia Timur berupa pegunungan tua,dengan puncak tertinggi gunung Kinabalu (4.101 m ) di Negara bagian Sabah.
4. Iklim, Flora, dan Fauna
a) Malaysia beriklim tropis yang dipengaruhi oleh angin musim.
b) Floranya berupa hutan hujan tropis terutana diu Serawak, dan Sabah yang banyak menghasilkan kayu tropis.
c) Faunanya bertipe Asiatik : gajah, harimau, kera, berbagai jenis burung, dan reptil.
5. Penduduk
Pertengahan tahun 2004 penduduk Malaysia berjumlah 25.600.000 jiwa dengan pertumbuhan alaminya 2,1 %. Sebagian besar terdiri dari bangsa Melayu, dan tedapat juga bangsa Cina, India, Arab, Eropa. Bahasa resminya bahasa Melayu. Agama sebagian besar penduduknya adalah Islam. Pendapatan perkapitanya 8.330 dollar US.
6. Potensi Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi
a) Pertanian : Karet (terbesar di dunia), kelapa sawit, lada, the, kelapa, buah-buahan,dan sayur-sayuran..
b) Perkebunan : Bnyak myang menghasilkan kayu terutama di Malaysia Timur.
c) Prrtambangan : menghasilkan timah di Ipoh dan Kuala Lumpur. Besi dan bouksit di Ipoh, Semiling, Bukit besi, Tanah abang, dan Teluk Rumania.
d) Industri : telah menjadi negara industri meju di Asia Tenggara, menghasilkan komputer, dan tekstil.
7. Kerjasama Indonesia dengan Malaysia
a) Bidang diplomatik antar kedua pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan perbatasan.
b) Bidang ekonomi :
1. Malaysia tergabung dalam ASEAN Industrial Project yang bertujuan untuk mengembangkan industri berskala besar, misalnya industri pupuk dan pengolahan tembaga.
2. Meningkatkan investasi melalui ASEAN Joint Venture.
3. Pertemuan antar pejabat dua negara di Langkawi Malaysia untuk pembentukan Segitiga Pertumbuhan Kerjasama Ekonomi Sub Regional ( KESR ).
4. Kerejasama PT, Indosat dengan Syariat Telkom Malaysia Communication Authority of Thailand.
5. Kerjasama PT, Telkom dengan PT. Uniphone usaha sama untuk sarana komunikasi di Pulau Sumatera.
c) Bidang sosial : Pengiriman tenaga kerja dari Indonesia ke Malaysia.
B. SINGAPURA
1. Data Singkat
Nama julukan / sebutan : Negara Pulau, dan Negara Kota
Ibu Kota Negara : Singapura
Bentuk Pemerintahan : Republik
Kepala Pemerintahan : Perdana Mentri
2. Letak, dan Luas
Singapura terletak di ujung Semenanjung Malaka, hanya dipisahkan beberapa kelimoter dari pulau terluar dari Indonesia dikawasan [ertumbuhan ekonomi Batam. Luas wilayahnya : 618 Km² ( sedikit lebih luas dari DKI )
3. Keadaan Alam
Singapura terdiri dari pulau Sambu dan pulau Tumasik serta pulau-pulau kecil disekitarnya yaitu P.Ubin, P. Brani, P. Sentosa, P. Merbau dan lain-lain.
4. Iklim, Flora, dan Fauna
Singapura beriklim tropis dengan udara lembab, temperaturnya tinggi, dan banyak curah hujan yang relatif sama dengan Pulau Sumatra.
5. Keadaan Penduduk
Jumjlah penduduk tahun tehun 2004 adal;ah : 4.200.000 jiwa, pertumbuhan 0,8% per tahun.Sebagian besar penduduknya beretnis Cina, sebagian etnis Melayu, India, Pakistan, dan keturunan Eropa. Agama penduduk bangsa Melayu Islam, keturunan Eropa beragama Kristen, selain itu juga berkembang agama Budha, Hindu, Konghuchu, dan Tao. Pendapatan perkapita 24.910 dollar US.
6. Potensi Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi
a) Letak Singapura sangat strategis sehingga sangat ramai perdagangannya.
b) Singpura sebagai tempat transit barang ekspor dan nimpor dari Asia ke Jepang, Eropa, Amerika Serikat, dan sebaliknya.
c) Singpura memiliki pelabuhan laut termodern.
d) Kawasan industri di Jorong yang sangat lengkap, yang berupa industri pengolahan timah dan karet dari Malaysia, pengolahan minyak, industri elektronika, aneka logam, alat pengangkutan, dan makanan dalam kaleng.
e) Sarana transportasi yang berupa jaringan darat, laut, dan udara yang modern, bandar udara Changi merupakan Bandar tersibuk di dunia.
f) Industri pariwisata : Taman Botani, Tama burung Jorong, Akuarium Van Kleef dan atraksi budaya.
7. Hubungan antara Indonesia dengan Singapura
a) Hubungan diplomatik yang meliputi hubungan antar ke-dua pemerintahan.
b) Bidang ekonomi melalui ekspor dan impor.
Indonesia mengekspor : minyak mentah, karet alam, ternak, gas alam, dan kayu.
Impor indonesia : hasil penyulingan minyak dan besi.
c) Bidang sosial meliputi pengiriman tenaga kerja indonesia ke Singapura.
d) Kerjasa ekonopmi sub regional : membentuk segitiga pertumbuhan SIJORI ( Singapura, Johor, dan Riau) dengan tujuan : mempercepat pembangunan di daerah Riau dan sekitarnya untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi Singapura dan Malaysia.
C. THAILAND
1. Data Singkat
Nama : Siam, Thailand, dan sekarang menjadi Muangthai yang
Berarti Daerah Merdeka, Negara yang belum pernah dijajah oleh bangsa Barat.
Sebutan : Negara Lumbung padi Asia Tenggara, dan Negara
Gajah Putih.
Bentuk pemerintahan : Monarchi Konstitunional
Ibukota Negara : Bangkok
2. Letak, Luas, dan Batas- Batas
a) Letak, astronominya : 5˚ LU - 21˚ LU dan 97˚ BT - 106˚ BT
b) Luas : 514.000 km²
c) Batas-batas berupa daratan dan perairan.
3. Keadaan / Bentang Alam
Bentang alam Thailand terdiri dari 5 bagian yaitu :
a) Bagianh selatan berupa semenanjung Malaka dan terdiri dari tanah genting Kra
dan pegunungaan Tennaserim sampai di perbatasan Malaysia.
b) Bagian tenggara berupa pegunungan dan perbukitan yang merupakan bagian dari pegunungan lipatan muda dunia.
c) Bagian Timur berupa plato korat yang sangat potensial menghasilkan kayu jati.
d) Bagian utara : berupa pegunungan yang merupakan batas langsung dengan Myanmar. Puncak tertinggi gunung Doi Inthanon.
e) Bagian tengah : berupa dataran rendah Chao Phraya yang subur karena terdapat sungai Chou Phraya atau sungai Menam.
4. Iklim, Flora, dan Fauna
Secara astronomis Thailand beriklim tropis. Musim hujan jatuh pada bulan mei-september. Floranya terdiri dari hutan disepanjang pegunungan bagian utara dan hutan jati di Plato Korat. Hutan rawa di sepanjang pantai Teluk Siam.
5. Penduduk
Jumlah tahun 2004 adalah 81.500.000 jiwa, pertumbuhan 0,8 % penduduk asli bangsa Thai, Agama sebagian besar penduduknya Budha. Pendapatan perkapita sebesar 6.320 Amerika Serikat.
6. Potensi Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi
Thailand adalah negara agraris dengan hasil pertaniannya padi di dataran rendah Chao Phraya. Hasilnya sangat banyak sehingga disebut “ lumbung padi asia tenggara”. Hasil pertanian yang lain adalah jagung, ketela pohon / tapioka sebagai komoditas ekspor. Pertanian sangat berkembang sehingga banyak produk pertanian dan peternakan yang berlabel “Bangkok”, misalnya ayam Bangkoki, jambu Bangkok dll.
7. Kerjasama Indonesia dengan Thailand
a) Bidang Diplomatik antar dua pemerintahan.
b) Bidang ekonomi :
- Thailand tergabung dalam ASEAN Industrial Project yang bertujuan mengembangkan industri berskala besar, misalnya industri pupuk dan pengolahan tembaga.
- Meningkatkan investasi melalui ASEAN Joint Venture.
- Melalui pertemuan di Langkawi, Malaysia untuk pembentukan segitiga pertumbuhan kerjasama ekonomi sub regional (KESR).
- Kerjasama PT.Indosat Syariat Telkom Malaysia Communication Authori of Thailand.
- Kerjasama PT.Telkom dengan PT. Uniphone Usahasama untuk sarana komunikasi di Pulau Sumatera.
D. PHILIPINA
a. Data Singkat
Ibukota : Manilla
Bentuk Pemarintahan : Republik
Kepala Negara : Presiden
Agama Mayoritas : Khatolik
Bahasa Nasional : Tagalog
Mata Uang : Peso
b. Letak, Luas, dan batas-batas
Letak astronomis Philipina antara 4˚ LU - 21˚ LU dan 116˚ BT - 126˚ BT Luasnya kurang lebih 300.000 km². Batas-batas terdiri batas dengan negara tetangganya, berupa laut.
c. Keadaan / Bentang Alam
Philipina terbentuk kepulauan dengan pulau terbesarnya P. Luzon di utara dan P. Mindanau di selatan.
d. Iklim
Philipina beriklim tropis yang dipengaruhi oleh angin muhson. Pleh karena Philipina terletak di daerah terbentuknmya badai tropis sehingga sering di landa badai yang disebut dengan angin Taifun.
e. Penduduk
Jumlah penduduk tahun 2004 adalah 83.700.000 jiwa, pertumbuhan pendudunya 2,2% per tahun. Penduduknya terdiri dari ras Melayu, Negroid / Negrito, Cina, dan sebagian keturunan Eropa, bangsa Moro di Phuilipina selatan yang memeluk agama islam, sedang mayoritas penduduknya memeluk agama Khatolik.
f. Potensi Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi
Phipina tergolong sebagai negara agraris dengan hasil utama pertanian adalah padi, jagung, sayur-sayuran, buah dan ketela pohon. Perkebuinan menghasilkan tebu, serat manila/abaca, tembakau dan kelapa. Perikanan tyerus berkembang baik [perikanan laut maupun perikanan darat. Kehutanannya menghasilkan berjenis-jenis kayu tropis. Pertambangannya menghasilkan tambang tembaga, emas, timbal, nikel, besi, perak, seng, dsan platina.
g. Kerjasama Indonesia dengan Philiphina
a) Pada tingkat regional sama-sama anggota ASEAN.
b) Bidang perdagangan : Philipina mengimpor barang logam dan mesin.
c) Philipina dan Indonesia tergabung dalam ASEAN Industrial Project yang bertujuan mengembangkan industri dalam skala besar misalnya Industri pupuk dan pengolahan tembaga.
d) Philipina dan Indonesia tergabung dalam ASEAN Joint Venture untuk meningkatkan investasi.
e) Philipina, Indonesia, dan Brunei Darussalam bersepakat membentuk segitiga pertumbuhan (Growth Triagle) dengan nama BIMP – EAGA (Brunei Darussalam – Indonesia – Philipina East Asean Growth Area), untuk memacu pertumbuyhan ekonomi di Pulau Mindanau.




Bab 4 NEGARA-NEGARA ASIA TENGGARA (MYANMAR, LAOS, VIETNAM, KAMBOJA DAN BRUNEI DARUSSALAM)

A. MYANMAR
1. Data Singkat
Ibukota Negara : Yangoon
Bentuk Pemerintahan : Republik Parlemen
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintaha : Perdana Mentri
2. Letak, Luas, dan keadaan Alam
a) Letak astronominya 9˚ LU - 28˚ LU dan 92˚ BT - 102˚ BT
b) Luas wilayahnya 676.577 km²
c) Keadaan alamnya terdiri dari 5 bagian :
1) Pegunungan lipatan muda kelanjutan dari India dan Bangladesh yaitu pegunungan Arakan Yoma dengan puncak tertinggi gunung Victoria (3.053 m).
2) Plato Shan yang dialiri oleh Sungai Salween.
3) Dataran rendah DAS Irawadi yang sangat subur.
4) Semenanjung Malaka di bagian selatan yang berupa tanah genting Kra.
5) Pegunungan di perbatasan RRC dengan punvak tertinggi gunung Hkabo-Rizo (5.881 m).
3. Iklim, Flora, dan Fauna
a) Iklim dengan tiga musim, yaitu musim hujan (Mei – Oktober) karena pengruh angin muhson barat daya. Musim kemaraau yang sejuk (Nopember – Februari). Musim kemarau yang panas (Maret – April).
b) Floranya terdiri dari hutan hujan tropis di bagian selatan, sedang di bagian utara berupa hutan gugur daun.
c) Fauna terdiri dari fauna Asiatik : kerbau liar, rusa, bermacam-macam burung dan reptilia.
4. Pendududk
Jumlah penduduk tahun 2004 adalah 50.100.000 jiwa, pertumbuhannya 1,3% per tahun. Sebagian besar (69%) etnis Burma, sisanya orang Shan, dan Karen. Agamanya mayoritas Budha (89%). Bahasa resaminya bahasa Burma.
5. Potensi Sumber Dya Alam dan Kegiatan Ekonomi
a) Perniannya menghasilkan padi di daratan sungai Mekkong.
b) Perkebunan : karet di Semenanjung Malaka di daerah Tennaserim.
c) Kehutanan : Kayu jati, di mana cara pengangkutannta dengan tenaga gajah.
d) Industri : berupa industri pengolahan hasil pertanian, industri makanan dan minuman, pengolahan hasil hutan dan industri pupuk di sale.
6. Kerjasama Indonesia dengan Myanmar
1. Hubungan diplomatik antar dua negara.
2. Hubungan di bidang olah raga.
3. Pertukaran misi kesenian.
4. Hubungan perdagangan.
B. LAOS
a. Data Singkat
Ibukota negara : Vientiane
Bentuk pemerintahan : Republik
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana mentri
b. Letak dan Luas
Letak astronomis Laos antara 16˚ LU - 22˚ LU dan 100˚ BT - 108˚ BT
Luas wilayahnya adalah 238.800 km².
c. Keadaan Alam
Secara garis besar keadaan alam Laos terdiri dari :
a) Pegunungan Annam di bagian barat batas alam dengan negara Vietnam.
b) Dataran tinggi Belovens di sebelah selatan.
c) DAS Mekkong di bagian utara dan barat.
d) Pegunungan lipatan muda di bagian utara dengan puncak tertinggi gunung Phu Bia (2.817 m).
4. Iklim, Flora dan Fauna
Laos beriklim tropis dengan rata-rata temperatur harian tinggi. Wilayahnya sebagian besar tertutup oleh hutan. Makin ke selatan hutannya berupa hutan musim tropios yang gugur daun. Di daerah plato Bolovens dan Xiangkhoung berupa padang rumput. Faunaya betipe asiatik misalnya gajah, yang di manfaatkan tenaganya, harimau, kerbau liar, dan lain-lain.
5. Potensi Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi
Luas lahannya masih memadai, sehingga kegiatan ekonominya bertumpu pada sektor pertanian. Hasilnya padi, pisang, jagung, kelapa dan sayur-sayuran. Hasil hutannya meliputi kayu, damar, getah, minyak balsem. Rertambangan menghasilkan timah, bijih besi,. Tembaga dan batu bara. Industri berupa industri pengolahan hasil pertanian dan penggergajian kayu.
C. VIETNAM
a. Data Singkat
Nama : Vietnam
Ibukota : Vientiane
Bentuk pemerintahan : Republik
Penduduk asli : Vietnam
Agama mayoritas : Budha
Bahasa : Vietnam
b. Letak, Luas, dan Bentang Alam
a) Letak astronomis Vietnam antara : 8˚ LU - 23˚ LU dan 102˚ BT - 110˚ BT.
b) Luas wilayahnya : 331.653 km².
c) Bentang alam :
- Bagian tengah berupa pegunungan Annam, dengan puncak tertinggi gunung Fan Si Pan (3.143 m)
- Bagian utara menghadap ke Teluk Tonkin terdapat dataran tinggi Tonkin.
- Dataran rendah delta sungai Mekkong di bagian selatan yang subur dan padat penduduknya.
c. Iklim Fauna dan Flora
Berdasarkan letak astronomisnya Vietnam beriklim tropis. Floranya berupa hutan hujan tropis, sabana tropis di daerah pegunungan, dan hutan mangrove di daerah pantai. Faunanya bertipe Asiatik : gajah, harimau kumbang, banteng, bani hutan, berbagai jenis reptil, unggas, dan amphibia, hewan pengerat sejenis tikus sebesar kucing dewasa.
d. Penduduk
Jumlah penduduk tahun 2004 adalah sebanyak 81.500.000 jiwa merupakan penduduk terbesar ke – 3 di Asia Tenggara setelah indonesia, Philipina. Pertumbuhan penduduknya 1,4%. Sebesar 88% penduduknyua terdiri dari bangsa asli Vietnam, sisanya etnis Cina, Khamer, dan Thai, suku Champa, Montagnard yang disebut “Orang Gunung”. Bahasa resmi bahasa Vietnam. Agama mayoritas Budha.
5. Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi
Pertanian : padi, jagung, teh, tebu, dan kopi.
Peternakan : sapi, kerbau, babi, dan unggas.
Pertambangan :batu bara antrasit yang bermutu tinggi sebagai komoditas ekspor.
Industri : telah berkembang di Hanoi, industri kapal, semen, porselin, dan tekstil.
6. Kerjasama Indonesia dengan Vietnam
Kerjasama diplomatik antara kedua pemerintahan.
Sama-sama tergabung menjadi anggota ASEAN.
Bidang perdagangan Indonesia mengimpor beras dari Vietnam.
Indonesia menjadi penengah dalam penyelesaian pertikaian antara Vietnam Utara dengan Vietnam Selatan.
D. KAMBOJA
1. Data Singkat
Nama : Kamboja
Ibukota : Phon Penh
Bentuk pemerintahan : Kerajaan Konstitusional
2. Letak, Luas, dan Bentang Alam
a. Letak astronomisnya antara 10˚ LU - 14˚ LU dan 104˚ BT - 108˚ BT.
b. Luas : 181.035 km²
c. Keadaan alamnya berupa :
- Gaqris pantai yang relatif pendek dan menghadap ke Teluk Siam.
- Bagian tengahnya terdapat danau Tonle Sap yang dikelelengi oleh pegunungan Dong Rah di utara, pegunungan Candoman di barat, Rotano kiri dan Plato Mondol di timur. Puncak tertinggi gunung Phnum Aoral (1.771 m).
- Sungai-sungainya : sungai Tonle Sap merupakan anak sungai Mekkong yang mengalir ke danau Tonle Sap dan sungai Bassac.
3. Iklim
Kamboja beriklim tropis, musim kemarau terjadi pada bulan Nopember – Mei karena mendapat pengaruh angin musim timur laut.
4. Penduduk
Jumlah penduduk pada pertengahan tahun 2004 adalah 13.100.000 jiwa dengan tingkat pertumbuhan 1,7%. Sebagian besar (90%) berasal dari etnis Cina dan Vietnam.Aagama mayoritas adalah Budha dan bahasa resminya adalah Khmer.
5. Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi
Penduduk Kamboja kegiatan ekonominya bertumpu pada sektor pertanian (75%). Daerah pertaniannya meliputi daerah aliran sungai Mekkong dan danauTonle Sap. Hasil pertanian padi, umbi-umbian, jagung, sayur-sayuran dan tembakau.
Industri yangmenjadi andalannya adalah industri semen, pengolahan kayu, dan rokok.
6. Kerjasama Indonesia dengan Kamboja
a. Sama-sama menjadi anggota ASEAN.
b. Indonesia pernah membantu menciptakan perdamaian di Kamboja dengan memprakarsai pertemuan antara kelompok yang bertikai dengan nama JIM (Jakarta Informal Meeting) di Bogor yang diprakarsai oleh mentri luar negri Ali Alatas.
E. BRUNEI DARUSSALAM
1. Data Singkat
Ibu kota negara : Bandar Seri Begawan
Bentuk Pemerintahan : Kesultanan
Kepala Pemerintahan : Sultan ( Sultan Hasanah Bulkiah )
Merdeka : 1 Januari 1984
Agama Mayoritas : Islam
Mata Uang : Dollar Brunei
2. Letak, Luas, dan batas-batas
Secara geografis Brunei Darussalam terletak di Pulau Kalimantan dengan luas 5.765 km². Di bagian timur selatan dan barat berbatasan dengan negara bagian Serawak Malaysia, sedang bagian utara dengan Laut Cina Selatan
3. Bentang Alam
Berdasarkan alioran sungainya, wilayah Brunei Darussalam terdiri dari daerah Belait, daerah Tutong, daerah Brunei, dan daerah Temburong. Bagian barat (Belait) berupa dataran rendah atau rawa-rawa, sedang bagian timur (Temburong) berbukit-bukit dengan puncak tertinggi Pagon (1.850 m).
4. Iklim, Flora, dan Fauna
Brunei Darussalam beriklim tropis dengan ciri udara lembab, temperatur tinggi dan curah rata-rata tinggi.
Sebagian besar wilayahnya di tumbuhi hutan hujan tropis, di daerah rawa di tumbuhi hutan bakau. Faunanya terdiri dari orang utan, kera, burung, dan reptil.
5. Potensi Sumber Daya Alam dan kegiatan konomi
Kekayaan alam yang terutama dari sektor pertambangan minyak bumi yang terdapat di Seria dan di kelola oleh perusahaan minyak Brunei Shell Petroleum.
6. Penduduk
Jumlah tahun 2004 adalah 400.000 jiwa dengan pertumbuhan 2% per tahun. Lebih dari 60% terdiri dari keturunan Melayu. Lainnya Cina, Dayak (penduduk asli), India, Asia Barat dan Eropa. Bahasa resmi : Inggris dan Melayu.
7. Kerjasama Indonesia dengan Brunei Darussalam
a. Hubungan diplomatik.
b. Hubungan perdagangan ( ekspor dan impor ).
c. Kedua negara tergabung dalam Asean Industrial Project.
d. Kerjasama Asean Joint Venture.
e. Kesepakatan pembentukan segitiga pertumbuhan ( Growth Triagle ) dengan nama Brunei Darussalam – Indonesia – Philipina East Asean Growth Area (BIMP – EAGA ).





Bab 5 PEMBAGIAN PERMUKAAN BUMI ATAS BENUA DAN SAMUDERA
A. PROSES PEMBENTUKAN BENUA-BENUA
Benua di muka bumi pada awalnya hanya benua yang disebut Pangea yang kemudian pecah menjadi 2 benua yaitu Benua Laurasia dan Benua Godwana yang dipisahkan oleh laut Tethys. Benua Laurasia (sekarang Benua Eropa, Asia, dan Amerika Utara) bergerak ke arah utara dan benua Godwana (sekarang bernama Australia, Amerika Selatan, Antartika, dan India) bergerak ke arah selatan.
Menurut teori Tektonik Lempeng, muka bumi terbagi menjadi 6 lempeng besar yaitu lempeng India dan Australia, Lemoeng Pasifik, Lempeng Aurasia, Lempeng Antartika dan Lempeng Amerika dan Atlantik. Masing-masing bergerak ada yang menjauh dan ada pula yang mendekat. Benua yang saling mendekat akan terjadi Penunjaman dan yang saling menjauh akan menyebabkan Pematangan Bawah Laut. Bukti penampakan tersebut adalah adanya kesamaan garis pantai Afrika dan Eropa bagian barat.
B. POSISI BENUA-BENUA
Persebaran di muka bumi
NO Benua Letak Astronomis Luas (KM²) Titik Tertinggi Titik Terendah
1. Asia 11˚LS - 71˚41’LU dan 26˚04’BT - 169˚BT 43.998.920 G. Everest (8.848) L. Mati (-430)
2. Amerika 72˚LU - 59˚LS dan 36˚BB - 163˚BB 42.065.000 G. Aconcacua (6.960) Lembah Kalifornia
3. Afrika 37˚LU - 34˚LS dan 17˚BB - 51˚BT 30.295.000 G. Kilimanjaro (5.894) Danau Assat (156)
4. Eropa 36˚lu - 71˚30’LU dan 11˚BB – 66˚BT 10.507.630 G. Elbrus (5.642) L. Kaspia (28)
5. Australia 10˚LS - 44˚LS dan 113˚BT - 154˚BT 7.686.848 G. Koncius (2.228) Danau Eyre (13)
6. Antartika 66 ½ ˚LS - 90˚LS 13.000.000 - -

Pembagian benua atas beberapa wilayah :
1. Benua Asia, dibagi menjadi Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Barat, Asia Utara, Asia Timur dan Asia Tengah.
2. Benua Amerika, yang terdiri dari Amerika Utara, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
3. Benua Afrika dibagi menjadi Afrika Utara, Afrika Timur, Afrika Barat, Afrika Tengah dan Afrika Selatan.
4. Benua Eropa dibagi menjadi Eropa Utara, Eropa Barat, Eropa Tengah, Eropa Timur, Eropa Selatan.
5. Benua Australia dan Oceania
Australia meliputi 6 negara bagian dan 2 wilayah teritorial.
Oceania adalah kawasan luas Samudera Pasifik, terletak pantai timur Asia Tenggara dan pantai barat Benua Amerika.
6. Benua Antartika : Benua ini tertutup salju abadi sehingga tidak ada penghuni manusia yang menetap.
C. KARAKTERISTIK BENTANG ALAM DAN PENDUDUK DI BENUA-BENUA
1. BENUA ASIA
a. Letak, Luas dan Batas
Letak astronomis benua Asia 11˚LS - 77˚41’BT danj 26˚04’BT - 169˚BT dengan luas 43.998.920 km². Batas-batas Benua Asia: Batas Utara (Samudera Arktik), Batas Selatan (Samudera Hindia), Batas Timur (Selat Bering, Laut Bering, dan Samudera Pasifik), Batas Barat (P-egunungan Ural, Lut Hitam, Sel;at Bosporus, Lut Tengah, Laut Merah).
b. Bentang Alam
1) Dilalui 2 jalur pegunungan muda yaitu
Sirkum Pasifik (mengelilingi Samudera Pasifik)
Mediterania (dari Spanyol sampai Indonesia)
2) Asia Barat terdiri dari dataran tinggi dan padang rumput terbentang dari Semenajung Arab sampai semenanjung Sinai, dataran rendah yang subur terdapat vdi lembah Sungai Eufrat,. Tigris dan Oman Utara.
3) Asia Timur merupakan daerah rendah sepanjang Sungai Huang Ho dan Yougse Kiang serta beberapa negara kepulauan.
4) Asia tenggara sebagian besar berupa negara kepulauan dan tempat bertemunya jalur pegunungan Sirkumk Pasifik dan Sirkum Mediterania.
5) Asia Selatan terdapat pegunungan Himalaya, Plato Dekan dan L embah Sungai Indus, Gangga Brahma Putra dan Godvary.
6) Asia Tengah berupa pegunungan yang membujur ke timur laut, Gurun Gobi dengan Stepa yang merupakan daerah penting untuk peterrnakan.
7) Asia Utara berupa dataran yang hampir setiap tahun tertutup salju di daerah Siberia.
8) Gurun-gurun pasir di Asia diantaranya : Gurun Thar di India dan Pakistan, Gurun Taklamakan di Cina, Gurun An Nfud dan Rub Alkaloi di Arab Saudi, dan Gurun Gobi di Mongolia.
c. Iklim Benua
1) Asia Utara beriklim kontinental kutub.
2) Asia Tengah beriklim kontinental kering
3) Asia Barat sebagian besar beriklim gurun pasir
4) Asia Selatan dan Asia Tenggara beriklim tropis basah
5) Asia Timur beriklim sub tropis.
d. Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Asia 3.207 miliar (1992) dengan angka pertumbuhan 1,8% pertahun. Ras penduduk Asia dibedakan menjadi :
1) Ras Mongoloid berada di Asia Timur dan Tenggara
2) Ras Kaukasoid terdapat di Asia Tengah dan Utara
3) Ras Campuran, Kaukasoid, Negroid terdapat di Asia Selatan
e. Karakteristik Benua Asia
1) Empat dari 7 keajaiban dunia berada di Benua Asia : Tembok Raksasa (Cina), Candi Borobudur (Indonesia), Taj Mahal (India), Ka’bah (Saudi Arabia).
2) Tempat lahirnya agama-agama besar yaitu :Islam, Kristen, Hindia, Budha, Kong Hucu.
3) Terdapat gunung tertinggi di dunia yaitu : Gunung Everest (8.848 m )
4) Terdapat laut terluas di dunia yaitu laut Cina Selatan
5) Merupakan benua terluas di dunia
6) Penghasil minyak bumi terbesar di dunia (Saudi Arabia)
2. BENUA AMERIKA
a. Letak, Luas, Batas
Letak astronomis Benua Amerika 72˚ LU - 59˚ LS dan 36˚ BB - 163˚ BB denagn luas wilayahnya 42.065.000 km².
Batas-batas Benua Amerika :
- Batas Utara : Samudera Arktik dengan laut tepi seperti laut Beafort dan teluk Hudson
- Batas Selatan : Selat Drake,
- Batas Timur : Samudra Atlantik yang dikelilingi beberapa laut tepi seperti Teluk Meksiko, Laut Karibia, Selat Florida dan Teluk Baffin
- Batas Barat : Smudera Fasifik, Selat Bering, Laut Bering.
b. Bentang Alam
1) Pegunungan
Pegunungan muda yang merupakan bagioan dari pegunungan Sirkum Fasifik, deretan pegunungan ini diantaranya pegunungan Rocky, Siera Madre, kaskade, Kalderas de los Andres.Di bagian timur terdapat pegunungan tua, diantaranya pegunungan Appalachia dan Pegunungan Allegheny.
2) Dataran yang luas
Terletak antara pegunungan Rocky dan pegunungan Appalachia yaitu dataran tinggi sepanjang kaki pegunungan Rocky sebelah timur sampai pegunungan Applachia.
3) Sungai dan Danau
Sunagi Mississippi, Sungai Rio Grande, Sungai Colorado, Sungaio St. Lawrence, Sungai Amazone, sungai parana. Danau-danau : Danau Superior, Michigan, Huroin, Ontario dan Erie. Antara Danau Ontario dan Erie terdapat air terjun terkenal didunia yakni air terjun Niagara.
c. Iklim Benua Amerika
1. Iklim kutub, terdapat di Amerika Utara (Kanada dan Alaska). Vegetasinya lumut.
2. Iklim tropis terdapat di daerah dataran rendah Amazon, Kuba dan pantai timur Amerika Tengah, vegetasinya hutan tropis.
3. Iklim subtropis, terdapat di bagian Amerika Utara, sebagian pantai timur dan Amerika Selatan, vegetasinya hutan campuran.
d. Penduduk
Penduduk Benua Amerika yaitu :
1). Penduduk asli : Suku bangsa Indian dan Eskimo, daerah perlindungan terhadap penduduk asli disebut Indian Reservation.
2). Pendatang : Orang-orang Eropa (kulit putih) dan Negro (kulit hitam).
3). Orang Mulat : Keturunan dari perkawinan orang kulit hitam dan orang kulit putih.
4). Orang Zambo : Keturunan orang kulit hitam dan Indian.
5). Orang Meztiso : Keturunan orang Indian dan Orang kulit putih.
e. Karakteristik Benua Amerika
1). Terdapat air terjun terbesar di dunia yaitu air terjunNiagara.
2). Pusat Industri Perfilman di Hollywood.
3). Pusat industri komputer (tokoh industri komputer (tokoh Bill Gates, manusia terkaya di dunia).
4). Terdapat markas PBB di new York
5). Terdapat Sungai Amazone dan lembah Amazone dengan lautan tropik terluas di dunia.
6). Penghasil kopi terbesar di dunia (di Brazil Amerika Latin).
7). Terdapat peradaban kuno yaitu suku bangsa Aztec.
3. BENUA AFRIKA
a. Letak, Luas, Batas
Letak astromis Benua Afrika 37˚ LU - 34˚ LS dan 17˚ bb - 51˚ BT dengan luas wilayahnya 30.295.000 km². Batas-batas Benua Afrika : Batas Utara : Selat Gibraltar, Laut Tengah, Batas Selatan : Samudra Atlantik, Batas Timur : Laut Merah, Batas Barat : Samudera Atlantik
b. Bentang Alam
1. Terdapat dua pegunungan besar yaitu Pegunungan Atlas (utara) dan pegunungan Drakensberg(selatan).
2. Terdapat gunung Kalimanjaro (5.895 m) di Tanzania merupakan gunung tertinggi di Afrika dan gunung Kenya (5.193 m) di Kenya.
3. Lembah celah besar di sebelah timur yang memanjang dari Danau Malawi sampai ke laut Merah
4. Danau-danau di Benua Afrika antara lain : Danau Victoria, Danau, Danau Tanganyika, Danau Chad.
5. Sungai-sungai : Sumgai Nil, Sungai Niger, Sungai Kongo, Sungai Zambesi, Sungai Limpopo dan Sungai Orange.
6. Terdapat gurun sahara (terluas di dunia), Gunung Kalahari, Gurun Nmibia.
c. Iklim Benua Afrika
Sebagian besar benua Afrika beriklim tropis dan di bagian utara beriklim subtropis, di daerah gurun beriklim continental.
d. Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk mencapai 784 juta jiwa (1999), angka pertumbuhan 4,0% pertahun. Ras penduduk Afrika terdiri dari :
1. Ras Negroid yang mendominasi penduduk.
2. Ras Kaukasoid-Hamit terdaspat di Afrika bagian utara.
3. Etnik khusus seperti Pygmee, Bushman dan Hotento yang kehidupannya masih primitif.
e. Karakteristik Benua Afrika
1. Terdapat piramida, merupakan makam raja-raja Mesir.
2. Asdanya alat tse-tse yang menyebabkan penyakit tidur.
3. Pengidap penyakit HIV/AID terbesar di dunia.
4. Benua termiskin di dunia di banding benua-benua lainnya.
5. Terdapat gurun terbesar di dunia yakni gurun Sahara (8,4 juta km).
6. Terdapat sungai terpanjang di dunia yaitu sungai Nil (6.690 km).
4. BENUA EROPA
a. Letak, Luas, Batas
Letak astronomis Benua Eropa 36˚LU - 71˚LS dan 11˚BB – 66˚BT dengan luas wilayahnya 10.507.630 km², batas-batas Benua Eropa : Batas Utara : Samudera Arktik, Batas Selatan : Selat Gibraltar, Laut Tengah, Batas Timur : Benua Asia (Pegunungan Ural). Lut Kaspia, Batas Barat : Samudera Atlantik.
b. Bentang Alam
1. Daratan tinggi barat laut yuang membentang dari Perancis, inggris sampa ke semenanjung Skandinavia (Norwegia, Swedi, Finlandia).
2. Dataran rendah tengah yang membentang dari Perancis, Belgia, Belana, Luxemburg, Jerman, Denmark, Polandia sampai Rusia.
3. Dataran tinggi tengah yang membentang dari Spanyol, Perancis, Jerman sampai Polandia.
4. Pegunungan Alpen yang membentang dari Spanyol, Perancis, Swiss, Austria sampai ke Georgia (pegunungan Kaukasus).
c. Iklim
Benua Eropa memiliki beberapa iklim antara lain :
1. Ikliom sedang terdapat di sebagian besar Eropa Selatan.
2. Iklim dingin terdapat di bagian utara.
3. Iklim laut terdapat di kawasan yang dekat dengan Samudra Atlantik (Eropa bagian Barat)
4. Iklim mediterania terdapat dikawasan Eropa Selatan dekat Laut Tengah.
5. Iklim continental terdapat di kawasan Eropa Timur (daerah pedalaman).
d. Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Eropa 760 juta jiwa pada tahun 1999 dengan angka pertumbuhan 0,1% pertahun. Suku bangsa Eropa meliputi :
1. Bangsa Nordik, cirinya rambut pirang tengkorak panjang, muka sempit, mendiami Jerman Utara, Norwegia, Inggris, Swedia, Denmark.
2. Bangsa Alpen, cirinya gelap dan tebal tengkorak dan muka lebar.
3. Bangsa mediterania, cirinya badan dan tengkorak menyerupai orang Nordik tetapi rambut dan matanya hitam, berkulit kekuningan. Mendiami Portugal, Spanyol, Italia dan Yunani.
e. Karakteristik Benua Eropa
1. Memiliki keajaiban dunia dan Menara Eifel (Perancis) dan Menara Pisa (Italia).
2. Mempunyai negara-negara kecil seperti Vatikan, San Marino, Monaco, Andora, dan Liechtenstein.
3. Pertumbuhan penduduk negatif.
4. Asal dari bahasa Internasional yaitu bahasa Inggris.
5. Pelopor penemu teknologi seperti mesin uap, pesawat terbang, telephone, dan lampu listrik.
6. Mempunyai satu sistem mata uang yaitu euro.
5. BENUA AUSTRALIA
Data singkat Australia :
Nama Negara : Commonwealth of Australia
Ibukota : Canberra
Bentuk Negara : Monarki
Bentuk Pemnerintahan : Negara Federal
Kepala Negara : Ratu Inggris yang diwakili Gubernur Jenderal
Merdeka : 1 Januari 1901
Lagu Kebangsaan : Gos Save the Queen/Walzing Mathelda
Bahasa : Inggris
Agama : Kristen
Mata Uang : Dollar Australia
Maskapai Penerbangan : Qantas (Queensland and Northen Territories Air Sevice) dan TAA (Trans Australia Air Lines).
6. BENUA ANTARTIKA
Benua Antartika terletak antara 66 ˚LS - 90˚ LS (kutub selatan) dengan luas 13.000.000 km². Benua Antartika ini dikelelengi oleh Samudera Atlantik, Hindia dan fasifik bagian Selatan.
Jenis Fauna :
- Penguin - Singa Lut
- Anjing Laut - Ikan Paus
Penjelajah Benua Antartika :
- James Cook (Inggris) tahun 1772 – 1774
- James Clarke Roos (Inggris) tahun 1839 – 1843
- R. Shaekleton (Ingggris)
- Magnetik dan R. Amundsen (Norwegia) tahun 1912
- Robert Falcon Serot (Inggris) tahun 1912
Negara-negara yang memiliki stasiun bersama penelitian kutub selatan adalah :
- Aurtralia - Selandia Baru - Belanda
- Inggris - Amerika Serikat - Jepang
- Norwegia - Argentina - Afrika Selatan
- Rusia - Chili - Perancis
D. NEGARA DI MASING-MASING KAWASAN BENUA
1. Contoh negara di kawasan Asia
Benua Asia terdiri dari 51 negara dua diantaranya sudah menhajdi bagian RRC yakni Hongkong dan Macao. Negara RRC (Republik Rakyat Cina) kita kaji sebagai salah satu contoh Negara terbesar dan terluas di benua Asia, sedangkan negara yang paling sempit adalah Maldives dengan luas 30.004 km² dan penduduknya 300.000 jiwa.
Deskripsi tentang RRC adalah sebagai berikut :
Batas-batas Negara Cina adalah : Batas Utara : Rusia, Mongolia, Batar Timur : Korea Utara, Laut Cina, timur, Laut Kuning, Batas Selatan : Vietnam, Laos, Myanmar, India, Bhutan. Batas Barat : Afganistan, Tajkistan, Kirgiztan & Kazakhstan. Jumlah penduduk RRC 1,3 miliar jiwa (2013) dengan kepadatan 134 jiwa/km².
2. Contoh negara di kawasan Benua Amerika
Salah satu negara adidaya yang berada di Benua Amerika adalah Amerika Serikat. Adapun pada kali ini kita akan membahas tentang negara Brazil. Negara Brazil adalah salah satu negara besar di kawasan Benua Amerika selatan atau Amerika Latin.
Letak astr5onomisnya 5˚ LU - 33˚ LS dan 34˚BB - 74˚BB, dengan luas 8.547.000 km². Sebagian besar wilayahnya (7 juta km²) berupa lembah Amazon, disana mengalir sungai Amazon yang merupakan muara dari lebih dari seribu sungai. Brazil beriklim tropis dengan suhu rata-rata antara 22˚ C - 31˚ C dan curah hujan rata-rata 2.000 mm pertahun.
Penduduk Brazil berjumlah 176,5 juta jiwa, angka pertambahannya 1,3%, 81% penduduknya tinggal di perkotaan. Perekonomian Brazil di topang dari hasik kopi, (terbesar di dunia), jagung (no.2), beras dan kacang(no.9) dan hasil seperti pisang, gula, kapas, coklat, dan tembakau.
3. Contoh negara di kawasan Benua Afrika
Benua Afrika terdiri dari 56 negara. Nigeria menjadi negara terbesar jumlah penduduknya yaitu 133,9 juta jiwa, sedangkan jumlah penduduk sedikit, adalah Seychelles yaitu 100.000 jiwa. Sudah merupajan negara terluas di Afrika yaitu 2.504.530 km², sedangak negara tersempit adalah Mayotte dengan luas 375.550 km².
Letak astronomis : 4˚ LU - 13˚LU dan 3˚BT - 14˚30’ BT dengan luas 923.770 km².
Batas-batas negara Nigeria :
- Batas Utara : Niger
- Batas Selata : Teluk Guinea
- Batas Timur : Kamerun
- Batas Barat : Benin
Nigeria bagian utara berupa gurun yaitu bagian dari gurun Sahara, bagian timur berupa dataran tinggi yang berbatasan dengan Kamerun, bagian selata berupa rawa-rawa yang ditumbuhi hutan bakau. Suku bangsa Nigeria terdiri dari suku bangsa Hausa, Yoruba, lbho, dan Fulane. Sumber tambang : minyak bumi, batu bara, gas alam dan timah.
4. Contoh negara di kawasan Benua Eropa
Benua Eropa terdiri dari 43 negara termasuk negara Rusia yang berada di wilayah Eropa bagian timur dengan jumlah penduduk terbanyak yakni 145,5 juta jiwa dan merupakan negara terluas di Eropa. Aqdapun negara tyersempit adalah Manaco, 259 km² dengan jumlah penduduk 30.000 jiwa, juga tersedikit di Eropa.
Salah satu contoh negara di Eropa yang kita pilih untuk kita pelajari adalah Jerman den gan pertimbangan Jerman merupakan salah satu anggota G7 (Negara-negara yang paling naju di dunia), selain Inggris, Italia dan Pearancis.
Berikut uraian singkat Negara Jerman : Letak astronomis : 47˚LU - 55˚LU dan 6˚BT - 15˚BT, dengan luas 339.358 km². Batas-batas negara Jerman :
- Batas Utara : Denmark, Laut Utara dan Laut Baltik
- Batas Selatan : Swiss dan Austria
- Batas Timur : Polandia dan Cekoslavia
- Batas Barat : Belanda, Luxemburg, Belgia dan Perancis.
Keadaan alam negara Jerman, bagian timur dan selatan berupa pegunungan dan dataran tinggi sedangkan bagian barat dan utara berupa dataran rendah yang subur, mengalir sungai Rhein, Donou dan Elbe. Penduduk Jerman berjumlah 82,6 juta jiwa (2003) dengan pertumbuhan penduduk 0.1% pertahun.
E. KARAKTERISTIK MASING-MASING SAMUDERA
1) Samudera Pasifik
Karakteristik Samudera Pasifik :
a) Merupakan samudera terluas di dunia.
b) Merupakan palung terdalam di dunia.
c) Dilalui garis tanggal internasional.
d) Arus samudera Pasifik mengalir ke Samudera Hindia melalui selat dan laut di Indonesia.
e) Terdapat arus panas Kurosyiwa dan arus ingin Oyasyiwa yang menyebabkan banyak ikan laut di daerah ini.
f) Sering terjadi gempa bumi di dasar samudera.
2) Samudera Atlantik
Karakteristik Samudera Atlantik :
a) Merupakan penghubung Eropa dan Amerika.
b) Terdapat fenomena segitiga bermuda yang terkenal dengan grafitasinya yang besar sehingga sering hilangnya kapal dan pesawat terbang yang melintas di atasnya.
c) Sebagianm besar wilayah Samudera Atlantik berada di garis bujur barat.
d) Mempunyai palung terdalam di dunia.
3) Samudera Hindia
Karakteristik Samudera Hindia :
a) Dikelilingi oleh benua.
b) Seluruh wilayanya berada di garis bujur timur.
c) Menjadi sumber air hujan bagi negara-negara di Asia Selatan dan Tenggara sertya Afrika bagian timur.
d) Jarang menimbulkan badai besar sehingga relatif lebih aman.
e) Pada dasarnya terdapat pusat tubrukan lempeng Asia dan Lempeng Samudera, sehingga sering menyebabkan gempa di Asia.
4) Samudera Arktik
Samudera Arktik terletak di kutub utara yang di kel;ilingi oleh benua Amerika, Asia dan Eropa. Luas Samudera Arktik adalah 14.089.600 km², dengan kedalaman rata-rata 5.441 m. Suhu permukaanmya sampai rendah (dingin) dan terdapat bongkah-bongkah es abadi atau seluruhnya samudera yang tidak dilalui garis khatulistiwa.
















Bab 6 PERISTIWA-PERISTIWA POLITIK DAN EKONOMI PASCA PENGAKUAN KEDAULATAN
Perjuangan mengembalikan irian barat
Masalah Irian Barat merupakan bagian dari hasil konferensi Meja Bundar yang dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus – 2 Nofember 1949 di Den Haag, Belanda. Salah satu Klausul dari prjanjian itu berbunyi “Status Irian Barat akan ditunda setahun sesudah pengakuan kemrdekaan”. Pihak Indonesia menafsirkan setahun setelah KMB, Belanda akan menyerahkan Irian Barat.
Setahun setelah pengakuan kedaulatan Indonesia, Belanda tak kunjung menyerahkan Irian Barat pada Indonesia. Pada tahun 1952, Belanda memasukkan wilayah Irian Barat kedalam wilayah Kerajaan Belanda. Hal itu membuat pemerintah Indonesia menjadi gerah. Berbagai upaya dilakukan untuk merebut Irian Barat ke pengakuan RI. Upaya-upaya terebut antara :
A. Perjuangan Melalui Diplomasi
1. Berunding langsung dengan Belanda
Perundingan Bilateral ini di mulai pada Kabinet Natsir (6 Oktober 1950 – 21 Maret 1951). Salah satu programnya adalah memperjuangkan penyelesaian masalah Irian Barat.
Tanggal 24 Maret 1950 diselenggarakan Konferensi Tingkat Menteri I di Jakarta. Konferensi memutuskan untuk membentuk komisi bersama guna menyelidiki masalah Irian Barat. Hasil penyelidikan itu harus dirapatkan kepada tingkat Menteri II di Den Haag, Belanda.
2. Pembatasan Uni Indonesia Belanda
Sejak tahun 1950 pembicaraan mengenai Irian Brat tidak pernah mengalami kemajuan, maka pada tanggal 4 Agustus 1954 Indonesia membatalkan secara sepihak Uni Indonesia – Belanda.
3. Pembatalan Perjanjian KMB
Pada tanggal 3 Mei 1956 Indonesia membatalkan hubungan Indonesia Belanda berdasarkan KMB. Pembatalan dilakukan dengan UU No. 13 th 1956 yang menyatakan bahwa Uni Indonesia – Belanda tidak ada dan selanjutnya hubungan Indonesia – Belanda adalah hubungan yang lazim antara negara-negara yang berdalat penuh, berdasarkan hukum Internasional.
4. Melalui Forum PBB
Sejak tahun 1954 Indonesiatelah memperjuangkan melalui forum PBB. Pada tiap-tiap kali diadakan pemungutan suara yang mendukung Indonesia kurang dari 2/3 suara yang hadir.
Pada Sidang Umum PBB tahun 1957 Indonesia menyatakan bila sidang tidak menghasilkan keputusan maka Indoonesia akan menempuh “ jalan lain” yang tidak sampai kepada perang.
Sikap dukungan terhadap Belanda semakin kuat sering dengan pertentangan antar Blok Barat dan Blok Timur.
Penentuan sikap di foru PBB di lakukan lewat pidato Bung Karno tanggal 30 Septenbrr 1960 bahwa tindakan Belanda memperkuat tekad Indonesia untuk menggadapinya. Bung Karno mengatakan “... Kami telah mengadakan perundingan-perundingan bilateral. Harapan lenyap, kesabaran hilang, bahkan toleransi pun mencapai batasnya. Semua telah habis dan Belanda tidak memberikan alternative lain, kecuali memperkeras sikap kami.”
5. Pemutusan hubungan diplomatik dengan Belanda pada tanggal 17 Agustus 1960
Hal ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai power untuk menghadapi Belanda. Hal lain adalah untuk menunjukkan kedaulatan bangsa Indonesia atas wilayahnya.
6. Melalui Konferensi Asia – Afrika
Lewat hasil konferensi berupa Dasa Sila Bandung yang tercantum dalam Daclaration of The Promotion of Word Peace and Cooperation peserta KAA menyatakan dukungannya terhadap Indonesia dalam masalah Irian Barat.
B. Melalui Jalur Ekonomi
1. Pemogokan buruh secara total di perusahaan-perusahaan Belanda tanggal 2 Desember 1957.
2. Pelarangan peredaran majalah, cetakan dan film yang berbahasa Belanda.
3. Pelarangan penerbangan dan pendaratan pesawat KLM di seluruh wilayah Indonesia.
4. Penghentian kegiatan konsuler Belanda di Indonesa pada tanggal 2 Desember 1957.
5. Pengambilan modal perusahaan-perusahaan Belanda, yang di atur dengan peraturan pemerintah No 23 tahun 1958.
Perusahaan-perusahaan yang di ambil alih antara lain :
a. Nederlandche Handle Maatschapyij NV diubah menjadi Bank Dagang Negara.
b. Bank Escompto, 9 Desember 1957.
c. Perusahaan Philips dan KLM Desember 1957.
d. Percetakan De Unie.
e. Bermacam-macam perkebunan dan pertambangan.
C. Melalui Jalur Konfrontasi
1. Membentuk propinsi Irian Barat, beribukota di Soasio,Tidore. Pembentukan propinsi tersebut secara resmi tanggal 17 Agustus 1956. Pengangkatan Gubernur pada tanggal 23 September 1956. Propinsi tersebut meliputi : Tidore, Obi, Weda, Patoni, Wasite, dan Irian Barat.
2. Menyelenggarakan rapat umum pembebasan Irian Barat pada tanggal 18 Nopember 1957. Rapat ini membicarakan tentang langkah dan tindakan yang oerlu diambil untuk guna untuk membebaskan Irian Barat.
3. Membentuk Front Nasional Pembebasan Irian Barat, 10 Pebruari 1958.
4. Trikora ( 19 Desember 1961 ) Tindakan konfrontatif Indonesia ini ternyata tidak mengendorkan Belanda untuk mencaplok Irian Barat. Pada bulan April 1961 Belanda membentuk Dewan Papua dan pada sidana Mjelis Umum PBB bulan September 1961 Belanda mengumumkan berdirinya Negara Papua.
Tanggal 19 Desember 1961 Presiden Soekarno mengomandokan Trikora ( Tri Komando Rakyat ) di Yogyakarta dengan isi sebagai berikut :
a. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua, buatan Belanda Kolonial.
b. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat tanah air Indonesia.
c. Bersiaplah untuk mobilisasi umum mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa.
5. Pembentukan Komando Mandala Pembebasan Irian Barat (2 Januari 1962)
Panglima : Mayben Soeharto
Wakil I Panglima : Kolonel (Laut) Subono
Wakil II Panglima : Kolonel ( Udara) Leo Wattimena.
Kepala Staf gabungan : Kolonel Achmad Tahir
Pusat Komando Mandala : Makassar
Tahap-tahap operasi militer yang dilakukan Komando Mandala pembebasan Irian Barat sebagai berikut :
a. Tahap Infiltrasi
Tujuannya membentuk daerah-daerah de facto Irian Barat dan mengikutsertakan rakyat Irian Barat dalam perjuangan. Operasi-operasi tersebut adalah.....
- Operasi Banteng di Fak-Fak dan Kaimana
- Operasi Serigala di Sorong dan Teminabuan
- Operasi Naga di Merauke
- Operasi Jatayu di Sorong, Kaimana dan Merauke
Operasi ini sukses menguasai daerah tersebut pada bulan Maret – Agustus 1962.
Pada tanggal 15 Januari 1962 terjadi peristiwa “Macan Tutul” yaitu terjadinya pertempuran di laut Aru antara MTB Macan tutul, MTB Macan Kumbang dan MTB Harimau melawan Belanda yang menggunakan pesawat tempur.
b. Tahap Exploitasi (awal tahun 1963)
Pada tahap ini dilancarkan operasi Jayawijaya. Tujuannya merebut pos-pos penting milik Belanda.
c. Tahap Konsolidasi (awal tahun 1964)
Bertujuan menegakkan kekuasaan RI di Irian Barat.
6. Reaksi Dunia Internasional
Persiapan Indonesia untuk menghadapi Belanda sudah cukup matang. Melihat hal tersebut maka beberapa negara khawatir dengan keadaan bila betul-betul terjadi peperangan. Sekjen PBB U Than menganjurkan kepada diplomat Amerika Serikat . Ellswort Bunker untuk mengajukan usul perdamaian. Adapun pokok-pokok rencana Bunker tersebut adalah :
a. Belanda menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia melalui suatu Badan Pemerintahan PBB dan United Nations Temporary Executive Authorary (UNTEA).
b. Akan diadakan Penentuan Pendapatan Rakyat (Pepera) Irian Barat secara pemilhan.
7. Persetujuan New York, 15 Agustus 1962
Atas dasar rencana Bunker tersebut, maka akhirnya Indonesia dan Belanda menendatangani persetujuan New York. Adapun pokok-pokok persetujuan tersebut adalah :
a. Paling lambat 1 Oktober 1962. Belanda menyerahkan Irian Barat pada UNTEA.Sejak itu bendera PBB berkibar di Irian Barat.
b. Pada tanggal 31 Desember UNTEA dan Indonesia bersama-sama mengatur pemerintahan sementara di Irian Barat.
c. Tanggal 1 Mei 1963 pemerintaha RI secara resmi menerima Irian Barat dari UNTEA.
d. Paling lambat akhir tahun 1969 Pemerintah RI wajib menyelenggarakan Penentuan pendapat rakyat (Pepera).
Guna menjamin keamanan dibentuk suatu pasukan keamanan PBB yang Bernama United Nations Security Force (UNSF) dibawah pimpinan Brigjend Said Uddin Khan (Pakistan).
Hasil Pepera segera diumumkan oleh Dewan Musyawarah Pepera dan dibawa Duta Besar Ortis Sanz untuk dilaporakan pada Sidang Umum PBB ke-24 bulan November 1969. Sejak saat itu, secara de jure Papua Barat menjadi bagian dari wilayah RI.




Bab 7 BERBAGAI PEMBERONTAKAN DI INDONESIA SETELAH PENGAKUAN KEDAULATAN OLEH BELANDA HINGGA AWAL TAHUN 60-AN
A. PEMBERONTAKAN PKI MADIUN ( 18 SEPTEMBER 1948 )
Perjanjian Renvile yang telah disepakati ternyata mengakibatkan penolakan sebagian besar politisi dan rakyat. Hal itu mengakibatkan pemerintahan di bawah Perdana Mentri Amir Syaifudin jatuh pada tanggal 23 Januari 1948.
Kedatangan Muso, seorang tokoh komunis yang lama berada di Uni Soviet, telah memperkuat PKI dan FDR. Bahkan pada akhirnya garis perjuangan PKI di ambil oleh Muso. Sejak kembali dari Uni Soviet tanggal 11 Agustus 1948 ia selalu ia menyuarakan tuntutan-tuntutan pada pemerintahan berupa :
1. Menghentikan perundingan-perundingan dengan Belanda.
2. Mengadakan pertukaran diplomat (duta) dengan Soviet.
3. Menyediakan separuh dari anggota kabinet bagi PKI.
4. Menghentikan reorganisasi dan rasionalisasi pada tubuh angkatan perang.
Perkembangan selanjutnya pemerintah benar-benar mengeluarkan UU No. 3 tahun 1948 yang memuat Reorganisasi dan Rasionalisasi angkatan perang. Angkatan perang pecah dan terbagi menjadi dua, yaitu yang pro Rasionalisasi dan Kontra Rasionalisasi.
Guna mengatasi kekacauan tersebut, maka pemerintah mengangkat Kolonel Gatot Subroto menjadi Gubernur Miloter di Solo. Selaku gubernur militer ia mengeluiarkan tindakan dengan pengumuman No. 1 tahun 1948 yang berisi :
1. Perintah menghentikan tembak0-menembak paling lambat tanggal 20 September 1948.
2. Semu komandan pasukan segera menghadap ke Surakarta, guna menyatakan kesetiaanya kepada RI.
3. Bila sampai tanggal 21 September 1948 mereka tidak menghadap, dianggap sebagai pemberontak.
Di daerah kekuasaannya, PKI melakukan teror terhadap masyarakat, terutama tokoh-tokoh ulama yang tidak sepaham dengan PKI. Tokoh-tokoh yang menjadi korban PKI antara lain :
a. KH. Soekiman Zuhdi Affandi, pimpinan Pesantren Ath, Thohirin, Mojopurno.
b. KH. Imam Mursid, pimpinan Pesantren Sabibil Muttaqien, Takeran.
c. KH. Imam Sofwan, pimpinan Pesantren Thoriqussu’ada, Rejoisari Madiun.
Tokoh-tokoh pemerintah yang menjadi korban PKI antara lain : Bupati Magetan Sudibyo, Jaksa R. Moerti, Jaksa Muhammad Suhud, Kapten Sumarno.
Penggalian yang dilakukan oleh masyarakat ditemukan korban PKI Madiun :
a. Sumur Soco = 108 mayat
b. Sumur Bongsri = 10 mayat
c. Sumur Cigrog = 22 mayat
d. Sumur Krasak = 17 mayat
B. PEMBERONTAKAN DI/TII
1) DI/TII di Jawa Barat
Gerakan ini dipimpin oleh Sekarmadji Kartosuwiryo. Tujuan grrakan ini adalah mengganti ideologi islam. Gerakan ini bnercita-cita membuat negara yang di sebut dengan Negara Islam Indonesia (NII). Gerakan ini mereka menamakan Darul Islam (DI) dengan pendukung kekuatan militer yang mereka namakan Tentara Islam Indonesia (TII).
Pada tanggal 7 Agustus 1949 diproklamasikan Negara Islam yang hendak memisahkan diri dari RI. Usaha merampas gerakan ini sangat memakan waktu yang lama. Hal ini di sebabkan beberapa faktor :
a) Medan penyerangan DI/TII bergunung-gunung, sehingga menyulitkan operasi penyergapan.
b) Pasukan Kartosuwiryo mudah bergerak di tengah-tengah masyarakat.
c) Pemerintah dalam keadaan tidak stabil, karena masih harus berhadapan dengan Belanda.
Pada tahun 1960, mulailahpenangana pemberontakan DI/TII diintensifkan. Operasi imi melibatkan unsur-unsur masyarakat dengan cara membentuk pos-pos disepanjang kaki gunung. Operasi tersebut dinamakan operasi Betis.
2) DI/TII di Jawa Tengah
Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah di pimpin oleh Amir Fatah,Ia berhasil mengfhimpun pengikut di daerah Brebes, Tegal, dan Pekalongan. DI/TII dideklarasikan di daerah pangarasan, Tegal membentuk operasi militer.
Pada bulan Desember 1951 DI/TII mulai bangkit kembali setelah mendapat gabungan dari Batalyon 426 di daerah Kudus dan Magelang membentuk operasi Merdeka Timur yang dipimpin oleh Letkol Suharto., Komandan Brigade Pragola.
3) DI/TII Di Sulawesi Selatan
Di pimpin oleh Kahar Muzakar, seorang pejuang kemerdekaan yang banyak beerjuang di Pulau Jawa setelah kembali ke Sulawesi Selatan, ia bersih menghimpun laskar-laskar gerilya Sulawesi Selatan dengan nama Komando Gerilya Sulawesi Selkatan (KGSS). Tangga 30 April 1956, Kahar Mudzakar di masukkan ke dalam APRIS dengan nama Brigade Hasanuddin.
Pemerintahan mengerahkan pasukan dari Divisi Diponogoro dan secara terus menerus melancarkan serangan terhadap kedudukan DI/TII Kahar Muzakar. Akhirnya upaya TNI membuahkan hasil setelah Kahar Muzakar tertembak mati pada pada bulan Februari 1965. Pemberontakan DI/TII di Sulawesi dapat dihancurkan sama sekali, setelah orang ke dua yang bernama Gerungan berhasil ditangkap pada bulan Juli 1965. Sejak saat itu Sulawesi Selatan bebas dari gangguan DI/TII.
4) DI/TII di Kalimantan Selatan
Dipimpin oleh Ibnu Hajar, seorang bekas anggota TNI yang berpangkat Letnan Dua TNI. Pasukan yang dipimpinnya dinamakan Kesatuan Rakyat Yang Tertindas (KRYT). Gerakan DI/TIOI di Kaslimantan selatan dinyatakan nsebagai gerakan DI/TII bagian dari NII Kartosuwiryo.
Pada pertengahan Oktober 1959. Ibnu Hajar menyerang pos-pos milioter di Kalimanta Selatan.Knyataanya, setelah menerima perlengkapan militer, Ia dan hamba-hambanya melarikan diri ke hutan da\n melanjutkan gerakannya. Pemerintah mengambil tindakan tegas dengan mengadakan operasi militer tindakan pemerintahan membuahkan hasil dengan dengan tyertangkapnya Ibnu Hajar pada tahun 1959.
5) DI/TII di Aceh
Dipimpin oleh Teungku Daud Beureoh seorang tokoh Aceh yang pernah menjabat Gubernur militer Aceh. Kedudukannya di masyarakat sangat disegani, sehingga ia mempunyai pengaruh yang kuat.Hal yang mendorong ia berseberangan dengan pemerintah adalah diturunkannya status daerah istimewa menjadi karesidenan. Hal itu sangat mengecewakan Daud Beureuh dan Rakyat Aceh. Pada tanggal 20 September 1953, Daud Beureuh memproklamasikan DI/TII Aceh dan sebagai bagian dari NII Kartosuwiryo.
Pemerintah segera mengambil tindakan dengan melancarkan operasi militer. Daerah-daerah yang menjadi pusat gerakan ini direbut oleh TNI, khususnya daerah Pidie.
Setelah sekian lama tidak tercapai penyelesaian yang baik, maka atas prakarsa Panglima Kodam(Pangdam 1) Iskandar Muda, Aceh, Kolonel M. Yasin diadakan Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh. Musyawarah ini diakui oleh tokoh adat, ulama, pemerintah, dan DI/TII. Akhirnya musyawarah tersebut mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Aceh. Daud Beureuh diberi amnesti oleh pemerintah dan kemnbali ke masyarakat.
C. KONFLIK-KONFLIK INTERNAL
1) Pemberontakan APRA (Angkatan Perang Ratu Adil)
Salah satu bunyi dari kesepakatan KMB menyatakan, bahwa KNIL dibubarkan dan selanjutnya tentara KNIL yang berkeinginan menjadi tentara diwajibkan bergabung dengan APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat).
Sebagai anggota KNIL memilih untuk tidak bergabung dengan APRIS, dan menuntut menjadi kelompok tentara yang mandiri. Di Bandung, Raymond Westerling pada tanggal 23 Januari 1950 mengobarkan satu gerakan yang di sebut dengan APRA. Gerakan ini untuk dilancarkan di Bandung dengan pengikut kurang lebih 800 orang. Menghadapi situasi demikian, pemerintaha RIS segera mengirimkan pasukan ke Bandung.Pasukan tersebut di datangkan dari Kesatuan-kesatuan polisi Jawa Tengah dan Jawa Timur yang waktu itu sedang di Jakarta.
Pada tanggal 24 Januari 1950 terjadi suatu pertempuran di daerah Pacet. Pasukan TNI berhasil menghancurkan APRA. Usaha tersebut dapat di gagalkan dan akhirnya di ketahui bahwa otak perencanaan makar tersebut adalah Sultan Hamid II. Pemerintah segera menangkap Sultan Hamid II, sedangkan Westerling berhasil melarikan diri ke luar negri dengan menggunakan pesawat Catalina milik Angkata Laut Belanda.
2) Pemberontakan Andi Aziz
Pemberontaka ini meletus pada tanggal 5 April 1950 di Makassar. Sebelumnya, Andi Aziz beserta satu kompi anak buahnya telah di terima APRIS pada tanggal 30 Maret 1950. Beberapa hari setelah pelantikan, Andi Aziz berniat mengerahkan pasukannya menyerang markas APRIS, alasannya tidak mau menerima pengiriman tentara dari jawa pimpinan mayor Worang.
Setelah menguasai Makassar, Andi Aziz menyatakan bahwa Negara Indonesia Timur harus dipertahankan. Pada tanggal 8 April 1950 pemerintah mengeluarkan ultimatum yang memberi instruksi agar Andi Aziz datang ke Jakarta dalam tempo 4 x 24 jam.
Pemerintah segera mengirimkan pasukan yang di pimpin oleh Kolonel Aslex Kawilarang. Pasuka ini terdiri dari tiga pasukan (AD, AU dan AL) serta kepoilisian, pasukan tersebut adalah :
a) Jawa Barat, Batalyon I Brigade 14 Siliwangi di bawah pimpinan Kapten Bohar Ardikusumah.
b) Jawa Tengah, Brigade 10/Garuda Mataram di baeah pimpinan Kolonel Soeharto.
c) Jawa Timur, Brigade 16/I di bawah pimpinan Letkol Suprapto Sukowati dan Letnan Kolonel Warouw.
d) Satu Batalyon di bawh pimpinan Mayor Andi Matalata.
e) Angkata Laut dengan kapal-kapal pengangkut dan Korvet Hang Tuah.
f) Angkatan Udara di bawah pimpinan Kapten Udara Wiridinata.
g) Kepolisian memperbantukan dua Kompi Brimob.
3) Pemberontakan RMS (Republik Maluku Selatan)
Republik Maluku Selatan didirikan oleh Dr. Soumokil (mantan Jaksa Agung Negara Indonesia Timur). Gerakan separatis RMS bertujuan untuk mendirikan negara baik yang lepas dari RIS dan NIT. Pada tanggal 25 April 1950 diproklamasikan berdirinya RMS di kota Ambon.
Pergerakan pasukan APRIS diarahkan untuk menguasai kota Ambon. Usaha ini telah mulai terlihat hasilnya ketika pada bulan Nopember 1950. Kota Ambon telah berhasil di kuasai APRIS. Jatuhya kota ambon membuat RMS jadi lemah, sehingga tinggal menunggu saat-saat kehancurannya. Pasukan APRIS terus memburu Dr. Christian Robert Steven Soumokil, dan akhirnya tertangkap pada tanggal 12 Desember 1963.
4) Pemberontakan PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia)
Pemberontakan PRRI muncul akibat pertentangan pemerintah daerah dan pemerintaha pusat. Pemberontakan ini muncul secara terpisah dengan ditandai pembentukan “Dewan” untuk melaksanakan kekuasaan daerah setempat. Pembentukan dewan-dewan tersebut antara lain :
1) Dewan Benteng (Padang), tanggal 20 Nopember 1956, ketua Letnan Kolonel Achmad Husein(Komandan Resimen IV Tentara dan Teritorium TTI).
2) Dewan Gajah (Medan), Ketrua Kolonel M.. Simbolon (Panglima Tentara dan Teritorium I).
3) Dewan Garuda (Palembang) Ketua Letkol Barlian (Panglima Tentara dan Teritorium I).
4) Dewan Manguni (Manado) ketua Letkol Vetje Sumual (Panglima Tentara dan Teritorium VII).
Pada tanggal 9 Desember 1956 Kepala Staf Angkatan Darat mengeluarkan pengumuman yang isinya melarang perwira-perwira AD melakukan kegiatan politik. Larangan tersebut tidak diindahkan bahkan tanggal 20 Desember 1956 Achad Husein mengambil alih pemerintah daerah Sumatera Tengah dari Gubernur Ruslan Mulyoharjo.
Pada tanggal 15 Februari 1958 Achmad Husein mengumumkan berdirinya Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Padang, Sumwtera Barat.Usaha-usaha dalam melakukan pendekatan dan musyawarah adalah sebagai berikut :
1. Mengirim utusan ke Sumatera Tengah yang dipimpin Kolonel Dahlan Djambek, Zenal Abidi Ahmad dan Eni Karim.
2. Menirim Suparman ke Sumatera Selatan.
3. Mengirim Maengkom ke Sulawesi Utara.
4. Menyelenggarakan Konferensi Panglima Tentara dan Teritonum seluruh Indonesia, Maret 1957.
5. Menyelenggarakan Munas, September 1957.
6. Menyelenggarakan Munap[ (Munsyawarah Nasional Pembangunan), Nopember 1957.
Usaha-usaha di atas tidak dapat meredam gerakan PRRI, maka terpaksa pemerintah mngambil jalan militer. Operasi-operasi militer tyersebut adalah :
1. Operasi Tegas
Pimpinan operasi : Letnan Kaharudin Nasution
Tujuan : a. Menamankan 2 instalasi minyak Riau.
b. Mencegah campur tangan asing yang berdalih mengumumkan WNA pada instalasi minyak tersebut.
2. Operasi 17 Agustus
Pimpinan operasi : Kolonel Achmad Yani
Tujuan : Mengamankan daerah Sumatera Barat
Hasil : Menduduki Padang (17 April 1950) dan Bukit Tinggi 14 Mei 1958
3. Operasi Sapta Marga
Pimpinan operasi : Brigadir Jenderal Djati Kusumo
Tujuan : Mengamankan daerah Sumatera Utara
4. Operasi Sadar
Pimpinan operasi : Kolonel Dr. Ibu Sutomo
Tujuan : Mengamankan daerah Sumatera Selatan.
5) Pemberontakan Permesta
Pemberontakan ini terjadi di wilayah Indonesia Bagian Timur, meliputi daerah Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara dan Maluku. Usaha pemberontakan yang dilakukan adalah sebagai berikut :
a) Tanggal 1 Maret 1957 malam hari, Letnan Kolonel H.N. Ventje Sumual mengadakan pertyemuan di Kantor Gubernur bersama tokoh-tokoh Militer maupun Sipil.
b) Kolonel D.J Somba (Komando Daerah Militer Sulawesi Utara dan Tengah) mengeluarkan pernyataan bahwasejak tanggal 17 Februari 1958 Sulawesi Utara dan Tengah memutuskan hubungan dengan pemerintah pusat serta mendukung PRRI.
c) Mempengaruhi rakyat dan APRIS untuk bergabung dengan mereka uapaya pemerintah untuk mencegah meluasnya pemberontakan tersebut antara lain dengan mengirim misi-perdamaian ke Sulawesi Utara yang dipimpin oleh Maengkon.





A. Peristiwa G 30 S PKI
Serentetan tindakan PKI dalam menjalankan tujuannya antara lain :
1. Tanggal 14 Januari 1965 menuntut agar dibentuk angkatan k-5 dalam jajaran angkatan bersenjata. Angkatan ke-5 ini terdiri dari kaum buruhdan tani, Perdana Mentri Cina Chao En Lai menjajikan mmberikan 100 ribu pucuk senjata.
2. Isu Dewan Jenderal
Isu adanya dewan jederal berasal dari sebuah dokumenv yang dikenal dengan dokumen Ghilchrist. Sir Andrew Ghilcrist adalah duta besar Inggris di Indonesia. Dokumen tersebut diterima oleh Dr. Soebandrio pada tanggal 15 Mei 1965 dan tanggal 26 Mei 1965.
3. Tanggal 23 Mei 1965 PKI mengadakan ulang tahun secara besar-besarn. Acara tersebut digelar di Stadiun utama senayan dengan dihadiri oleh D.N.Aidit dan Presiden Soekarno.
4. Pendidikan Kilat Kader Nasakom (1 - 10 Juli 1965)
Kegiatan ini dilakukan oleh Front Nasional yang sudah dikuasai oleh PKI. Pendidikan ini dimaksudkan untuk melatih sukarelawan / sukarelawati yang akan diterjunkan dalam konfrontasi di Kalimantan Utara.
5. Kesehatan Presiden Soekarno pada bulan Juli – Agustus menurun. Hasil kesimpulan Dokter dari RRC mengatakan bahwa ada kemungkinan Presiden Soekarno akan lumpuh atau meninggal.
6. Partai Murba yang dilarang sejak tahun 1965. pada tanggal 21 September 1965 dibubarkan. Pembubaran partai ini merupakan sukses PKI untuk menyingkirkan lawan-lawan politiknya.
Peberontakan G30 S/PKI
1. Setelah masa persiapan pemberontakan cukup, maka pada hari kamis malam pada tanggal 30 September 1965, PKI melancarkan pemberontakan dengan nama gerakan 30 September atau G30S atau Gestapu. Gerakan ini di pimpin oleh Letkol Untung Sutopo, Komandan Batalyon I Cakrabirawa dengan sasaran para Perwira AD, Komandan penculikan dipimpin Lettu Dul Arief. Mereka berhasil menculik dan membunuh para Perwira Angkatn Darat, antara lain :
1. Letjen Ahmad Yani
2. Mayjen R. Suprapto
3. Mayjen Suwondo Parman
4. Mayjen Haryono Mar Tridarmo
5. Brigjen Donal Izacus Panjaitan
6. Brigjen Sutoyo Siswomiharjo
Di samping itu turut menjadi korban antara lain :
1. Lettu Pierre Andreas Tendean, ajudan AH. Nasution.
2. Brigadir Polisi Karel Satsui Tubun.
3. Ade Irma Nasution, Putri AH. Nasution
Korban penculikan tersebut dibawa kelubang buaya disiksa dan dibunuh.
2. Tanggal 1 Oktober 1965, hari jum’at pagi, Studio RRI Pusat, kantor Telekomunikasi dikuasai G 3OS/PKI. Melalui corong RRI G 30S/PKI mengumumkan rtelah mengambil tindakan dan mengamankan para Jenderal AD yang bergabung dengan Dewan Jenderal. Dikatakan bahwa Dewan Jenderal hendak melakukan Kudeta terhadap Pemerintah.
- Pukul 13.00 disiarkan Pembentukan Dewan Revolusi dipusat dan daerah serta Kabinet Dwikora didemisionerkan.
- Pukul 14.00 diumumkan susunan Deawan Revolusi teediri dari 45 orang dengan ketua Letkol Untung Sutopo, kemudian pula dihapuskan pangkat Jenderal, dan pangkat tertinggi dalam Militer adalah Letnan Kolonel.
3. Penumpasan
- Tanggal 1 Oktober 1965 pagi hari, Panglima Komando Strategis AD (Kostrad), Mayjen Soeharto setelah menerima laporan dari Pangdam V/Jaya, Mayjen Umar Wirahadikusumah, segera mengambil alih Pimpinan sementara AD.
- Pada tanggal 1 Oktober 1965 pukul 19.00 RPKAD dibawah pimpinan Kolonel Sarwo Edi Wibowo, diperintahkan untuk merebut RRI dari Kantor Telekomunikasi. Setelah berhasil merebut RRI, Mayjen Soeharto mengumumkan beberapa hal :
a. Bahwa telah terjadi sebuah pemberontakan yang dilakukan PKI dengan G 30 S-nya.
b. Presiden dan Menko Hankam/ Kasad dalam keadaan aman dan sehat.
c. Rakyat agar tetap tenang dan waspada.
Tanggal 2 Oktober 1965 sekitar pukul 15.00 RPKAD dan Batalyon 328 para kujang siliwangi membebaskan Halim Perdana Kusuman.
Tanggal 2 Oktober 1965, Mayjen Soeharto diangkat sebagai panglima Komandopenyelenggaraan keamanan danketertiban (Panglima operasi pemulihan keamanan dan ketertiban). Tugasnya memelihara keamanan dan ketertiban akibat G30S/PKI, serta menegakkan kembali kewibawaan pemerintah dengan jalan operasi fisik, militer, dan mental.
4. Penumpasan G30S.PKI di daerah.
a. Pada tanggal 26 Oktober 1965, PKI dan ormas-ormasnya di Jawa Tengah dibekukan.Operasi pemulihan keamanan di Jawa Tengah di pimpin oleh Pangdam VII/Diponogoro, Brigjen Suryo Sumpeno.
b. Tanggal 16 Juli 1967 ABRI melakukan penumpasan gerombolan komunis PGRS/Paraku (Pasukan Gerilya Revolusioner Serawak/Pasukan Rakyat Kalimantan Utara).
c. Pada tanggal 3 Juli 1968 pemerintah melakukan Operasi Trisula. Di daerah tersebut meupakan pusat gerakan PKI. Usaha-usaha yang dilakukan PKI adalah:
1. Mendirikan SPR (Sekolah Perlawanan Rakyat).
2. Mendirikan PR (Kursus Kilat Perang Rakyat).
3. Membenntuk Kompro (Komite Politik)
4. Melakukan Prota (Propaganda Bersenjata) dalam penculikan, perampokan
5. Mengadakan gerakan 3T (tidak tahu, tidak mengerti, tidak kenal)
Abri bersama rakyat akhirnya dapat mengendalikan situasi menjadi situasi yang kondusif. Mereka adalah tokoh-tokoh PKI dari Central Komite, komite daerah besar PKI Jawa Timur. Tokoh-tokoh PKI tersebut adalah Rewang Munir, Sukatno dan Oloan Hutapea.
Operasi Trisula ini dapat mencegah perombakan gerakan PKI di Jawa Timur, guna menyadarkan masyarakat, dilaksanakan operasi Teritorial, sehingga rakyat tidak mudah terpengaruh oleh PKI.
d.Operasi di Purwodadi di mulai 1 Oktober 1968 sasarannya menghancurkan kompro-kompro PKI di Jawa Tengah.
B. Lahirnya Angkatan 66
Gerakan untuk menekan dan membubarkan PKI semakin besar hal tersebut karena, sewcara fisik PKI sudah dilumpuhkan, tetrapi secara yuridis normal, belum ada ketegasan tentang pembubaran PKI.
Pada tanggal 25 Oktober 1965, mahasiswa membentuk Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) pembentukan ini segera diikuti berbagai aksiyang lain seperti :
a) Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI)
b) Kesatuan Aksi Pemuda Indonesia (KAPPI)
c) Kesatuan Aksi Guru Indonesia (KAGI)
d) Kesatuan Aksi Buruh Indonesia (KABI)
e) Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI)
f) Kesatuan Aksi Wanita Indonesia (KAWI)
Guna memperkuat barisan akhirnya mereka kemudian bergabung dan membentuk “Front Pancasila 1966. Mereka melancarkan demonstrasi di halaman DPRGR dan meneriakkan tiga tuntutan, yaitu :
1. Bubarkan PKI beserta ormas-ormanya.
2. Reshuflelling kabinet
3. Turunkan harga
Tiga tuntutan itu dikenal dengan nama “Tritura” (Tri Tuntutan Rakyat)
C. Lahirnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)
Lahirnya Supersemar secara kronologis dapat diurutkan sebagai berikut :
a. Pada tanggal 11 Maret 1966 diadakan sidang pleno, kabinet 100 Menteri bersamaan dengan hal tersebut demonstrasi terus berlanjut diluar sehingga PPKAD menerjunkan Pasukan berpakaian preman untuk menjaga istana negara.
b. Pada saat sidang berlangsung, mendapat laporan dari ajudan presiden bahwa istana dikepungoleh pasukan tak dikenal.
c. Setelah sidang selesai, Mayjen Basuki Rahmat (Menteri Veteran) Brigjan M. Yusuf (Menteri perindustrian dasar)dan Brigjen Amir Machmad (Pangdam V/Jaya) menghadap Letnan Soeharto, yang tidak ikut sidang karena sakit.
d. Ketiga Perwira hendak menyusul ke Bogor dan melakukan bahwa pasukan tak dikenal tersebut adalah RPKAD tetap berpakaian preman dan ABRI tetap sanggup menenangkan keadaan apabila mendapat kepercayaan dari presiden.
e. Sesampainya diBogor, ke-3 perwira tersebut menghadap presiden yang didampingi oleh Dr. Soebandrio, Dr. Chaerul nShaleh, Dr. Laimana dan Brigjen Sabur.
f. Akhirnya diputuskan oleh presiden Soekarno untuk membuat surat kepada Letjend Soeharto.
D. Tindak Lanjut Supersemar
a. Mandat lewt Supersemar itu ditindak lanjuti dengan pembubaran PKI dan ormas-ormasnya, berdasarkan kepurusan presiden No. 1/3 1966, tanggal 2 Maret 1966.
b. Tanggal 18 Maret1966, 15 orang menteri yang terlibat G30S/PKI diamankan.
c. MPRS dalam sidang umum IV MPRS tanggal 20 Juni – 5 Juli 1966, mengeluarkan ketetapannya antara lain.
1. Tap. No. IX/MPRS/1966, Tanggal 2 Maret 1966, tentang pengukuhan Letjen Soeharto sebagai pengempan supersemar yang berlaku sampai terbentuknya MPR hasil pemilu.
2. Tap. No. X/MPRS/1966, tentang penetapan kedudukan semua lembaga negara tingkat pusat dan daerah pada p[osisi dan fungsi menurut UUD 1945.
3. Tap. No. XI/MPRS/1966, tentang pemilu yang langsung, umu, bebas, dan rahasia dilaksanakan selambat-lambatnya 5 Juli 1968.
4. Tap. No. XII/MPRS/1966, tentang penegasan kembali landasan kebijakan politik luar negri yang bebas dan aktif.
5. Tap. No. XIII/MPRS/1966, tentang kabinet Ampera, paling lambat pada tanggal 17 Agustus 1966 harus sudah tersusun sebagai pengganti kabinet Dwikora yang disempurnakan (100 menteri).
6. Tap. No. XV/MPRS/1966, tentang apabila presiden berhalangan maka pengemban Supersemar sebagai pejabat presiden sampai adanya pemilihan umum.
7. Tap. No. XVI/MPRS/1966, tentang pengertian mendataris MPR.
8. Tap. No. XVII/MPRS/1966, tentang pencabutan sebutan pemimpin besar revolusi bagi Presiden Soekarno.
9. Tap. No. XVIII/MPRS/1966, tentang pencabutan MPRS No. III/MPRS/1966, berupa pengangkatan Presiden Soekarno sebagai Presiden seumur hidup.
10. Tap. No. XX/MPRS/1966, tentang pembaharuan DPRGR, mengenai sumber tertib hukum RI dan peberdayaan RI.
11. Tap. No. XXIII/MPRS/1966, tentang pembaharuan kebijakan ekonomi keuangan dan pembangunan dibawah kewenangan DPRGR.
12. Tap. No. XXV/MPRS/1966, tentang pembububaran PKI, dan sebagai organisasi terlarang diseluruh Indonesia.
13. Tap. No. XXV.MPRS/1966,tentang pembentukan panitia ajaran pemimpin besar Revolusi Bung Karno.
14. Tap. No. XXX/MPRS/1966, tentang pencabutan kekuasaan Presiden Soekarno dan pengangkatan Letjen Soeharto sebagai Presiden.
15. Tap. No. XXX/MPRS/1967, tentang penninjauan kembali Tap MPRS No. XVII/MPRS/1966 tentang Manifesto Politik Indonesia sebagai GBHN.
16. Tap. No. XXXV/MPRS/1967 tentang pencabutan Tap MPRS No. XVII/MPRS/1966 tentang sebutan Pemimpin Besar Revoluisi terhadap Presiden Soekarno.
d. Tanggal 20 Juli 1966 Presiden Soekarno membubarkan Kabinet Dwikora, kemudian menyusun kabinet baru yang bernama Kabinet Ampera. Program politik tersebut di sebut Catur Karya yaitu :
1. Perbaikan sandang pangan.
2. Pemilu
3. Politik Luar negeri bebas aktif
4. Perjuangan anti kolonialisme dan imperialisme.
e. Tanggal 22 Februari 1967, di Istana Negara (Istana Merdeka), Jakarta, diadakan penyerahan kekuasaan dari Presiden Soekarno kepada pengembanm Tap MPRS No. IX/MPRS/1966; Letjen Soeharto.
f. Tanggal 7 – 12 Maret 1967 diadakan sidang istimewa MPRS, yang keputusannya, mencabut kekuasaan pemerintah dari Presiden Soekarno dan mengangkat Jenedral Soeharto sebagai Presiden.
g. Tanggal 12 Maret 1967 dilakukan pelantikan penjabat presiden oleh ketua MPRS Jenderal A.H. Nasution terhadap Jenderal Soeharto.
h. Tanggal 21 – 30 Maret 1968 daadakan sidang umum MPRS V, yang memutuskan melantik pejabat Presiden Jenderal Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal 27 Maret 1967.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar